HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN BERESIKO DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI KLINIK X KOTA TANGERANG

Eni Nuraeni

Abstract


Seseorang dikatakan hipertensi bila memiliki tekanan darah sistolik  ≥ 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg, pada pemeriksaan yang berulang. Prevalensi hipertensi di klinik X di Kota Tangerang adalah sebesar 20%.Tujuan penelitian ini untuk mengkaji hubungan umur, jenis kelamin , riwayat keturunan, olahraga, obesitas, status pendidikan, status pekerjaan, status perkawinan dan pendapatan  dengan hipertensi di Klinik X di Kota Tangerang pada tahun 2016. Jenis penelitian adalah survei analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung klinik berumur 18 tahun ke atas yang berobat jalan di Klinik X di Kota Tangerang pada tahun 2016, dengan besar sampel sebanyak 210. Pengumpulan data dilakukan dengan data primer melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner dan pengukuran tekanan darah, berat badan dan tinggi badan.Analisis data dengan univariat, bivariat, multivariat. Hasil analisis multivariat, didapatkan faktor yang berhubungan dengan hipertensi  adalah umur (p=0,000; OR=8.431), pendapatan (p=0.001; OR=4.471) dan riwayat keturunan (0,031; OR=3.744) sedangkan variabel  olahraga, pekerjaan dan pendidikan merupakan variabel confounding. Umur  merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan hipertensi.  Disarankan kepada Depkes, Dinkes,  Puskesmas untuk meningkatkan upaya program promotif, preventif penyakit hipertensi, begitupun Klinik X, yang lebih dikhususkan lagi kepada pasien-pasien rawat jalan terutama yang mempunyai faktor resiko hipertensi.

Full Text:

PDF

References


Lapau, Buchari. 2013. Metode Penelitian Kesehatan Metode Ilmiah Penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi (edisi 2). Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

_ _ _ _ _ _ _ _. 2013. Prinsip Dan Metode Epidemilogi edisi 1. Jakarta: Badan Penerbit FKUI.

Natalia, Diana. et el. 2015.Hubungan Obesitas dengan Kejadian Hipertensi di Kecamatan Sintang, Kalimantan Barat.Pontianak: Universitas Tanjungpura. hlmn. 336-338. CKD-228, Vol 42 No. 5.

Price, Sylvia Anderson, dan Wilson, Lorraine McCarty. 1995. Hipertensi dalam Patofisiologi:

Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Riskesdas. 2007. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Nasional Tahun 2007, Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

_ _ _ _ _ _ . 2013. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Nasional Tahun 2013, Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Roina, Eka Megawati. 2013. Buku Ajar Patofisiologi Mekanisme Terjadinya Penyakit. Tangerang Selatan: BINARUPA AKSARA Publisher.

Sani, Aulia. 2008. Hypertension Current Perspective. Jakarta: Meydya Crea.

Sulistiyowati. 2009. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi di Kampung Button Kelurahan Magelang Tahun 2009 [Skripsi], Ilmu Kesehatan Masyarakat, Semarang: UniversitasNegeri Semarang.

Suoth, Meylen. 2014.HubunganGayaHidup Dengan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Kolongan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara.Ejournal keperawatan (e-Kp) Vol. 2. No. 1.

Suyono, Slamet. 2001. Buku Ajar Penyakit Dalam Jilid II. FKUI. Jakarta: BalaiPustaka.

W. Aru Sudoyo. 2009. Buku ajar ilmu penyakit dalam Jilid 2 edisi 5. Jakarta: Internalpublishing.

Wijaya, Caroline. 1995. Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. Jakarta: Penerbitan Buku Kedokteran EGC.

Yanuar, Luqman Rachman. et el. 2008. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Jakarta: Penerbitan Buku Kedokteran EGC.




DOI: http://dx.doi.org/10.31000/jkft.v4i1.1996

Article Metrics

Abstract - 9140 PDF - 6505

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.31000/jkft.v4i1.1996.g1234

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





Alamat Redaksi : Universitas Muhammadiyah Tangerang Jl. Perintis Kemerdekaan 1/33 Kota Tangerang Banten Indonesia 15118




View My Stats