Analisis Proses Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Kelas Produksi Film Dokumenter Saat Brainstorming Ide dan Pembuatan Karya Film

freddy yusanto

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara dan memahami proses brainstorming ide dan proses pembuatan karya selama satu semester. Dalam hal ini, brainstorming ide dan proses pembuatan film merupakan kegiatan yang harus dilakukan dengan memperhatikan substansi pesan dan cara penyampaiannya kepada audiens. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuat film dituntut agar memiliki kemampuan atau skill di berbagai bidang mulai dari kemampuan nonteknis hingga kemampuan teknis. Tuntutan kemampuan pada berbagai bidang inilah yang harus diperhatikan dosen pengampu mata kuliah pada waktu membagi kelompok. Sementara itu, brainstorming ide dan proses pembuatan film merupakan kegiatan yang harus diperhitungkan dan dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian.

Kata Kunci: Komunikasi interpersonal, self-disclosure, produksi film dokumenter

 

This study aims to find ways and understand the brainstorming process of ideas and the process of making works for one semester. In this case, brainstorming ideas and filmmaking process is an activity that must be done with attention to the substance of the message and how to deliver it to the audience. This study used qualitative method. The data collection techniques were conducted with field observation and in-depth interviews. The results of this study shows that filmmakers are required to have the ability or skills in various fields ranging from nontechnical ability to technical ability. The demands of this various ability in various fields should be considered by lecturers at the time to divide the group. Meanwhile, brainstorming ideas and filmmaking processes are activities that must be carefully calculated and carried out.

Keywords: Interpersonal communication, self-disclosure, documentary film production


Full Text:

PDF

References


Abubakar, Fauzi. (2015). “Pengaruh Komunikasi Interpersonal antara Dosen dan Mahasiswa terhadap Motivasi Belajar dan Prestasi Akademik Mahasiswa”. Jurnal Pekommas, 18(1): 53-62.

Broder, S.N. (1987). “Helping Students with Self-Disclosure”. School Couseor, 34(3).

Devito, Joseph A. (1997). Komunikasi Antarmanusia. Jakarta: Professional Books.

Galuh, A. dan Dinie R. Desiningrum. (2016). “Hubungan antara Dukungan Sosial Guru dengan Pengungkapan Diri (Self Disclosure) pada Remaja”. Jurnal Empati, 5(4), 640-644.

Ifdil, Ifdil dan Zadrian Ardi. (2013). “Konsep Dasar Self Disclosure dan Pentingnya Bagi

Mahasiswa Bimbingan dan Konseling”. Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 13(1): 110-118.

Jonathan, Christianto Donny. (2014). “Proses Komunikasi Interpersonal antara Pelatih dengan Kapten Tim Persebaya 1927”. Jurnal e-Komunikasi, 2(1): 1-10.

Jourard, Sidney M. and Patricia Richman. (1963). “Factors in The Self-disclosure Inputs of College Students”. Merrill-Palmer Quarterly of Behavior and Development, 9(2): 141-148.

Jourard, Sidney M. and Paul Lasakow. (1958). “Some Factors in Self-disclosure”. The Journal of Abnormal and Social Psychology, 56(1): 91-98.

Kadarsih, Ristiana. (2009). “Teori Penetrasi Sosial dan Hubungan Interpersonal”. Jurnal Dakwah, Media Komunikasi dan Dakwah, 10(1): 53-66.

Kamaruzzaman. (2016). “Analisis Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa”. Jurnal Konseling Gusjigang, 2(2): 202-210.

Lazowski, L.E. and S.M. Andersen. (1990). “Self-Disclosure and Social Perception: The Impact of Private, Negative and Extreme Communications”. Journal of Social Behavior and

Personality, 5(2).

Permanasari, Risa. (2014). “Proses Komunikasi Interpersonal berdasarkan Teori Penetrasi Sosial (Studi Deskriptif Kualitatif Proses Komunikasi Interpersonal antara Personal Trainer dengan Pelanggan di Club House Casa Grande Fitness Center)”. Jurnal Ilmu Komunikasi.

Prasetyo, Hendri dan Tri Yuniati. (2014). “Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Komunikasi Interpersonal terhadap Semangat Kerja Karyawan”. Jurnal Ilmu & Riset Manajemen, 3(1): 1-17.

Pratiwi, Heppy Atma dan Endang Wiyanti. (2017). “Pola Komunikasi Interpersonal dalam Proses Bimbingan Skripsi”. Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1): 85-99.

Pratiwi, Srie Wahyuni dan Dina Sukma. (2013). “Komunikasi Interpersonal Antar Siswa di Sekolah dan Implikasinya terhadap Pelayanan Bimbingan dan Konseling”. Konselor (Jurnal Ilmiah Konseling), 2(1): 324-329.

Purnomo, Dinar Permadi dan Harmiyanto. (2016). “Hubungan Keterampilan Komunikasi Interpersonal dan Kepercayaan Diri Siswa Kelas X SMAN 1 Garum Kabupaten Blitar”. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 1(2): 55-59.

Siburian, P. (2014). “Hubungan Komunikasi Interpersonal dan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Penelitian Pengajaran”. Jurnal Generasi Kampus, 7(1): 18-29.

Siska, Sudardjo dan Esti Hayu Purnamaningsih. (2003). “Kepercayaan Diri dan Kecemasan Komunikasi Interpersonal pada Mahasiswa.” Jurnal Psikologi, 30(2): 67-71.

Wahyuni, Lussy Dwiutami dan Radjito. (2017). “Dukungan Sosial dan Pengungkapan Diri pada Peserta Didik Program Kesetaraan PAKET B”. Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, 6(1): 7-16.

Wijaya, Ida Suryani. (2013). “Komunikasi Interpersonal dan Iklim Komunikasi dalam Organisasi”. Jurnal Dakwah Tabligh, 14(1): 115-126.

Wulandari, Tine Agustin. (2013). “Memahami Pengembangan Hubungan Antarpribadi melalui Teori Penetrasi Sosial”. Jurnal Majalah Ilmiah UNIKOM, 11(1): 103-.110.




DOI: http://dx.doi.org/10.31000/nyimak.v2i1.716

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Nyimak (Journal of Communication)



Nyimak: Journal of Communication a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. © All rights reserved 2017. Nyimak: Journal of Communication (p-ISSN 2580-3803, e-ISSN 2580-3832)