ANALISIS PENGKONSUMSIAN BAHAN BAKAR SISTEM SFI PADA MESIN TIGA SILINDER 1000 CC

Amir Amir, Ali Rosyidin

Abstract


Motor bakar merupakan salah satu mesin kalor yang banyak digunakan sebagai alat penggerak mula. Kemajuan teknologi menjadikan tingkat kebutuhan penggunaan motor bakar semakin meningkat, tetapi berbanding terbalik dengan adanya persediaan bahan bakar daripada motor bakar tersebut. Sistem injeksi dirancang untuk mendapatkan nilai yang mendekati ideal pada kondisi mesin. Bahan bakar diinjeksikan dan dalam jumlah yang sudah tepat, sesuai dengan jumlah udara yang masuk ke dalam intake manifold. Semakin lama waktu pemakain suatu mesin, maka akan semakin menurun kemampuan mesin tersebut, dan akan semakin banyak bahan bakar yang hatus dikomsumsi untuk menghasilkan daya yang besar untuk mengatasi diperlukan Inovasi teknologi menggunakan SFI (Sequential multi port Fuel Injection) merujuk kepada gambaran performance dari kinerja yang diperhatikan kebutuhan penggunaan mesin tersebut, diperlukan perawatan secara berkala dan untuk menghemat pengkomsumsian bahan bakar. SFI(Sequential multi port Fuel Injection) Engine menyediakan kirakira 10% tenaga putaran yang lebih besar setiap kali melakukan percepatan. Kata kunci : Motor Bakar, Fuel Injection, Performance


Full Text:

PDF

References


Arismunandar, W (2002)), Penggerak Mula Motor Bakar Torak, Bandung : Penerbit ITB

Heywood Jhon B (1998), Internal Combustion Engine Fundamentals, McGraw Hill Book Company, New York

I Nyoman Sutantra Bambang Sampurno (2010), Teknologi Otomotif. Surabaya: Penerbit GunaWidya

James D. Halderman, Jim Linder (2009). Automotive Fuel And Emissions Control System (second edition) : Prentice Hall Upper Saddle, New Jersey Columbus, Ohio

Khovakh (1976). Motor Vehicles Engine. Moscow. Mr.Publiser 6. Toyota Astra International. (2013) Modul Training Product Knowlegde “Toyota Agya”. Jakarta 7. Toyota Astra International. (1995). “New Step I (Training Manual)” Jakarta. PT. Astra International – Toyota


Refbacks

  • There are currently no refbacks.