ANALISIS DAMPAK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TERHADAP PERILAKU INTOLERANSI PELAJAR (GEN Z IDENTITY CRISIS)
DOI:
https://doi.org/10.31000/ijoee.v7i1.11931Abstrak
Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak penguatan profil pelajar Pancasila terhadap perilaku intoleransi pada generasi Z. Kenaikan globalisasi dan kemajuan teknologi telah menyebabkan perubahan signifikan pada nilai-nilai dan keyakinan masyarakat muda, yang mengakibatkan krisis identitas. Krisis identitas ini ditandai oleh kekurangan kesadaran nasionalisme dan preferensi budaya asing atas warisan budaya nasional serta kurangnya kesadaran diri untuk menghargai dan mencintai diri sendiri karena terbawanya arus era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode  penelitian kualitatif dengan metode kajian literatur Metode kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data yang berupa kata-kata, gambar, atau perilaku yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi muda sedang dalam tahap kritis identitas nasional, dengan banyak siswa menunjukkan kekurangan pemahaman terhadap prinsip-prinsip dan nilai-nilai Pancasila. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa pengaruh globalisasi dan teknologi telah berkontribusi pada degradasi identitas nasional pada generasi Z. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan profil pelajar Pancasila dapat membantu mengurangi perilaku intoleransi dengan meningkatkan kesadaran nasionalisme dan kebanggaan budaya. Penelitian ini merekomendasikan bahwa lembaga pendidikan harus mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulumnya untuk meningkatkan kesadaran nasionalisme dan warisan budaya nasional di kalangan masyarakat muda.
Â
  Kata kunci :Krisis identitas, Remaja, Pancasila
Referensi
Andre, Joy. 2022. “Sekitar 3.000 Remaja Di Kota Bekasi Tergabung Dalam Geng Yang Kerap Tawuran Dan Balap Liar.†Kompas.com. https://megapolitan.kompas.com/read/2022/08/16/20053151/sekitar-3000-remaja-di-kota-bekasi-tergabung-dalam-geng-yang-kerap.
Dewantari, Tiara. 2023. “No Title.†BrainAcademy.id. https://www.brainacademy.id/blog/karakteristik-generasi-boomers-x-y-z-alpha.
Evianah, Ninik. 2023. “Pentingnya Sekolah Ramah Anak Sebagai Bentuk Pemenuhan Dan Perlindungan Anak.†Jurnal Pendidikan dan Konseling 5(1): 1707–15.
Hidayah Nur, Huriati. 2016. “Krisis Identitas Diri Pada Remaja ‘Identity Crisis of Adolescences.’†Sulesana Volume 10: 49–62.
Inayah, Muhti Nur, Adi Yusuf, and Khotibul Umam. 2021. “Krisis Identitas Dalam Perkembangan Psikososial Pelaku Klitih Di Yogyakarta Identity Crisis in the Psychosocial Development of Klitih Actors in Yogyakarta.†Jurnal PKS 20(3): 245–56. https://ejournal.kemensos.go.id/index.php/jpks/article/download/2707/1542/12054.
Muhtarom, Iqbal. 2023. “Ada 323 Kasus Kenakalan Remaja Di Jakarta Selatan Sepanjang 2022.†tempo.co. https://metro.tempo.co/read/1693136/ada-323-kasus-kenakalan-remaja-di-jakarta-selatan-sepanjang-2022-ini-10-lokasi-rawan-tawuran.
Purnawanto, Ahmad Teguh. 2022. “Implementasi Profil Pelajar Pancasila Dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka.†Jurnal Ilmiah Pedagogy 21(1): 78.
Ratnasari, Dine Trio et al. 2024. “Analisis Faktor Minat Baca Siswa Pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (Ips) Kelas Iv C Sdn 1 Rangkasbitung Timur.†Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) 5(2): 71.
Santika dkk. 2022. “Urgensi Nilai Pancasila Terhadap Pembentukan Karakter Pelajar Sebagai Upaya Pencegahan Degradasi Moral Di Era Globalisasi.†Jurnal Kewarganegaraan 6(1): 2134–40.
Sugiyono. 2020. “Metodologi Penelitian.†4: 1–5.
Syafitri, Aryani, and Dinie Anggraeni. 2021. “Rhizome : Jurnal Kajian Ilmu Ilmu Humaniora Reaktualisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Penemuan Jati Diri Bangsa Di.†1(6): 1–8.
Wardah, Fathiyah. 2023. “Setara Institute: Jumlah Pelajar Yang Intoleran Aktif Meningkat, 83% Nilai Pancasila Bisa Diganti.†voaindonesia.com. https://www.voaindonesia.com/amp/setara-institute-jumlah-pelajar-yang-intoleran-aktif-meningkat-56-setuju-syariat-islam/7097499.html.
Wilfan1, Zainal Arifin2. 2024. “Kata Kunci : Implementasi, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Faktor Penghambat.†4(1): 128–36.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE). Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).