PENGEMBANGAN MEDIA FABEL DIGITAL BERBANTUAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.31000/fgbce795Abstrak
AHMAD SOFYAN : Pengembangan Media Fabel digital Berbantuan Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas II Sekolah Dasar. Tesis. Jakarta : Program Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Jakarta, 2026
Kemampuan membaca permulaan merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai siswa sekolah dasar, khususnya pada kelas rendah, karena menjadi fondasi dalam memahami berbagai materi pembelajaran. Namun, masih ditemukan siswa kelas II yang mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, membaca kata, membaca kalimat sederhana, serta memahami isi bacaan. Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh kurang menariknya media pembelajaran yang digunakan serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran literasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media fabel digital berbantuan Artificial Intelligence (AI) yang layak dan efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas II sekolah dasar.
Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahapan, yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Pada tahap analysis dilakukan identifikasi kebutuhan siswa, analisis permasalahan membaca permulaan, dan analisis kurikulum. Tahap design meliputi perancangan storyboard, alur cerita fabel, serta desain tampilan media. Tahap development dilakukan pembuatan media fabel digital berbasis AI, validasi oleh ahli media dan ahli materi, serta revisi produk. Tahap implementation dilakukan uji coba media pada siswa kelas II, sedangkan tahap evaluation dilakukan untuk menilai efektivitas dan perbaikan akhir media.
Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II di SD Perguruan Buddhi dan SDN Gebang Raya 1, yang terdiri dari empat kelas, yaitu SD Perguruan Buddhi kelas II A berjumlah 21 siswa dan kelas II B berjumlah 21 siswa dan SDN Gebang Raya 1 kelas II A berjumlah 32 siswa dan kelas II B berjumlah 32 siswa, sehingga total subjek penelitian berjumlah 106 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian terdiri atas tes membaca permulaan (pretest dan posttest), lembar validasi ahli media dan ahli materi, lembar observasi, serta angket respon siswa dan guru.
Pengujian media dilakukan melalui uji validasi ahli untuk mengetahui kelayakan media dari aspek materi, bahasa, dan tampilan media. Selanjutnya, efektivitas media diuji melalui penerapan desain one group pretest-posttest untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa sebelum dan sesudah menggunakan media.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media fabel digital berbantuan AI yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan berdasarkan hasil validasi ahli media dan ahli materi. Selain itu, penggunaan media menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa berdasarkan perbandingan hasil pretest dan posttest. Media ini juga memperoleh respon positif dari siswa dan guru karena dinilai menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik siswa kelas II sekolah dasar.
Dengan demikian, media fabel digital berbantuan Artificial Intelligence dapat menjadi alternatif media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar.
Kata kunci: Artificial Intelligence, fabel digital, membaca permulaan, sekolah dasar, media pembelajaran.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE). Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).