AI-Based Education Quality Improvement Planning(Artificial Intelligences) In Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.31000/jkip.v7i2.15052Abstract
Jakarta is the capital of Indonesia. Its role as the nation's capital necessitates improved and systematic governance across various sectors, as this can serve as a benchmark for other cities, especially in the regions. Among the systems that require improvement is education.
Jakarta, the capital of Indonesia, is naturally the first place where the influence of information technology developments and advancements spread from various parts of the world. Therefore, this technological and information development and advancement must be utilized to improve the quality of education in Jakarta. The utilization of information technology requires educational improvement planning to ensure it is targeted, effective, and beneficial.
The industrial era is marked by the emergence of big data,Internet of Things(IoT), artificial intelligence(artificial intelligences)and computerization(cloud computing). The role of advanced technology in this era can shift or even eliminate the role of humans in the workplace. Therefore, human resources must be able to adapt to these technological developments. The presence of this advanced technology not only displaces human jobs but can also simplify them. However, this requires careful planning in education to achieve the desired goal of producing graduates with the competencies and skills to operate and utilize artificial intelligence.(artificial intelligence).
The plan for improving AI-based education in Jakarta includes: a) Creating good leadership and management; b) Improving the quality and professionalism of educators; c) Designing effective AI-based learning designs.
References
Ali Rahman, Desain Model dan Materi Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi, (Jurnal Pendidikan al Islah, vol. 16, no. 2, 2018), hal. 132
Abdul Majid, Perencanaan Pembelajaran, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011), hal. 85
Aan Komariah dan Cepi Triatna, Visionary Leadership (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2006), hal. 38
Abd. Mukhid, Meningkatkan Kualitas Pendidikan Melalui Sistem Pembelajaran yang Tepat, (Jurnal Tadris, Vol. 2, No. 1, 2007) hal. 125
Abdul Rahmat dan Syaiful Kadir, Kepemimpinan Pendidikan dan Budaya Mutu, (Yogyakarta; Zahir Publishing, 2017), hal. 26
Cut Zahri Harun, dkk, Peningkatan Tenaga Kependidikan Melalui Implementasi Absensi Sidik Jari, (Jurnal Magister Administrasi Pendidikan Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, Vol. 6, No. 4, 2018, hal. 195
Dewi Salma Prawira Dilaga, Prinsip Desain Pembelajaran, (Jakarta: Kencana, 2007), hal. 18
Didin Hafiduddin dan Hendi Tanjung, Manajemen Syariah dalam Praktik, (Jakarta: Gema Insani, 2003) hal. 3
Elvi Rahmi, Leadership-Manajerialship dalam Pendidikan Islam, (Jurnal Tadris, Vol 13, No. 2, 2018), hal. 220
Fitri Nur Mahmudah dan Eka Cahya Sari Putra, Tinjauan Pustaka Sistematis Manajemen Pendidikan: Kerangka Konseptual dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan era 4.0, (Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, Vol. 9, No. 1, 2021) hal. 44
Farida Nurgrahani, Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa, (Surakarta: TP, 2014
H.B. Uno dan N. Lamatenggo, Teori Kinerja dan Pengukurannya, (Jakarta: Bumi Aksara, 2012), hal. 65
Krismiyati, Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di SD Negeri Inpres Angkasa Biak, (Jurnal Office, Vol. 3, No. 1, 2017) hal. 44.
Leny Marlina, Tipe-Tipe Kepemimpinan dalam Manajemen Pendidikan, (Jurnal TA’DIB, Vol. 18, No. 2, 2013) hal. 227
Lase, Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0. SUNDERMANN, (Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora dan Kebudayaan, Vol. 12, No. 2, 2019) hal. 29
Muhammad Nurdin, Kiat Menjadi Guru Profesional, (Yogyakarta: Prismasophie, 2004), hal. 4
Nana Suryapermana, Perencanaan dan Sistem Manajemen Pembelajaran, (Jurnal Tsarwah/Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, Vol. 1, No. 2, 2016, hal 30
Panggih Priyambodo, Inovasi Pembelajaran Berbasis Teori Kecerdasan Majemuk Untuk Pengembangan Peran Sekolah di Era 4.0 (Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, Volume 19, Nomor. 2, 2019, hal. 143)
Rusman, Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru, (Jakarta; Rajawali Press, 2021) hal. 89
Samuel Bowles, “Capitalist Development and Education Structureâ€, (Jurnal World Development, Vol 6,: 1978) hal, 783
Sheryl Boris Schater dan Sondra Langer, Balance Leadership, (Newyork: Teachers College Press, 2006) hal. 23
Scott Eacott, Educational Leadership Relationally: A Theory and Methodology for Educational Leadership, Management and Administration, (North Sydney: Sense Publisher, 2015) hal. 57
Samuel Bowles, “Capitalist Development and Education Structureâ€, (Jurnal World Development, Vol 6,: 1978) hal, 783,.
Sri Wahyuni dan Noveri Aisyaroh, Studi Deskriptif Kualitatif Penyebab Kenakalan Remaja di SMP Islam Nudia Semarang, (Jurnal Keperawatan Intan Husada, Vol. 6, No. 2, 2018)
Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kualitatif, kuantitatif, dan R&D. (Bandung: Alfabeta, 2011
Tjipto Subandi, Metode Penelitian Kualitatif, (Surakarta: Muhammadiyah University Press, 2006)
Tilaar, Pengembangan Kreatifitas, (Jakarta: Rineka Cipta, 2002) hal. 64
Ushansyah, Kepemimpinan Lembaga Pendidikan Islam, (Ittihad Jurnal Kopertais Wilayah XI Kalimantan, Vol. 14, No. 26, 2016, hal. 59
Wina Sanjaya, Kurikulum dan Pembelajaran; Teori dan Praktik Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan pendidikan (KTSP), (Jakarta: Prenada Media Group, 2010), hal. 297
Yohannes Marryono Jamun, Dampak Teknologi dalam Pendidikan (Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio, Vol. 10, no.1, 2018) hal. 136
Yudi Latif, Pendidikan yang Berkebudayaan; Histori, Konsepsi dan Aktualisasi Pendidikan Transformatif, (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2020), hal, 350