URGENSI CIVIC EDUCATION DALAM KEHIDUPAN BERNEGARA
DOI:
https://doi.org/10.31000/jkip.v1i2.2050Abstract
Civic education in each country has their respective goals in accordance with the value system and political system adopted by a country. Objectives play a very important role, because they will direct all teaching activities and color the other components. To be clear and focused, the purpose of civic education must be based on the values in the philosophy of a country, and accommodate the development of the demands and needs of society. In Indonesia, civic education aims to form good citizens who have citizenship knowledge about their rights and obligations as a citizen, citizenship skills capable of participating in state affairs, and have citizenship attitudes / values in accordance with the ideology of Pancasila. Civic education is formally provided at every level of education through subjects and courses in Civic Education. This research is a qualitative study that is a literature study (library research) that uses books and other literature as the main object.
Â
Keywords : Objectives, Civic Education, Indonesia
References
Anis, Ibrahim. al-Mu’jam al-Wasit, Jakarta: Angkasa, 1972.
Budimansyah, Dasim. “Tantangan Globalisasi Terhadap Pembinaan Wawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air di Sekolahâ€. Makalah dalam Seminar Bersama UPI-UPSI dengan tema “Pembinaan Warga Negara yang Cerdas dan Baik (Smart and Good Citizen): Pengalaman Indonesia dan Malaysiaâ€, UPSI Malaysia, 14 April 2010.
Halimah, Lili. “Harmonisasi Nilai Kosmopolitan dan Etnisitas Melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Pengaruhnya Terhadap Nasionalisme Siswa (Penilitian Cross-Sectional Survey Pada Siswa Sekolah Menengah di Kota Cimahiâ€. Disertasi. Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia, 2014.
Kerr, David. “Citizenship Education In The Curriculum: An International Reviewâ€. Dalam The School Field, Volume X No 3-4, London, t.t, National Foundation for Educational Research-NFER.
Masrukhi. “Manajemen Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Pembangun Karakter (Penelitian pada Beberapa Sekolah Dasar di Semarang)â€. Disertasi. Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, 2008.
Morais, B.D, dan Ogden. “Initial Development and Validation of the Global Citizenship Scaleâ€. Dalam Journal of Studies in International Education No. 15, 2011.
Muhaimin, Paradigma Pendidikan Islam Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Bandung; PT Remaja Rosdakarya, 2008.
Murdiono, Mukhamad. “Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Membangun Wawasan Global Warga Negara Mudaâ€. Dalam Jurnal Cakrawala Pendidikan, No. 3 Edisi Oktober, Universitas Negeri Yogyakarta, 2014.
Nafis, Muhammad Muntahibun Nafis. Ilmu Pendidikan Islam, Yoyakarta: Teras, 2011.
Al-Razi, Fakhru. Tafsr Fakhru al-Râzi, Teheran: Dâr al-Kutub al-‘Ilmiyah, t.t.
Soemantri, Numan. Metode Mengajar Civics, Jakarta: Penerbit Erlangga, 1976.
Sunarso. “Warga Negara dan Pendidikan Kewarganegaraan (Kajian Konsep dan Sejarahnya)â€. Penelitian. Universitas Negeri Yogyakarta, 2009.
Sunarso. “Dinamika Pendidikan Kewarganegaraan pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah: Studi terhadap Politik Pendidikan, dan Kurikulum, pada era Orde Lama, Orde Baru, dan era Reformasiâ€. Disertasi. Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta, 2011.
Winarno. “Pendidikan Kewarganegaraan Persekolahan: Standar Isi dan Pembelajarannyaâ€. Jurnal Civics Volume 3 No. 1 Juni 2006.
Winarno. Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan: Isi, Strategi, dan Penilaian, Jakarta: Bumi Aksara, 2014.
Winataputra, Udin S. “Jati Diri Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Wahana Pendidikan Demokrasiâ€. Disertasi. Pascasarjana UPI, 2001.
Winataputra, Udin S. “Dinamika Aktual Tentang Paradigma Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Konteks Kurikulum 2013â€. Makalah dalam Seminar Nasional PKn-AP3KnI, 2014.