TERORISME PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN AL-HADITS

Totong Heri

Abstract


Abstrak

Perang melawan terorisme menjadi komitmen semua manusia, negara dan bangsa bahkan oleh semua agama di dunia. Namun sebagian kelompok atau golongan ada yang mengartikan terorisme menjadi bagian dari jihad fi sabilillah, menuju ridho Allah SWT. Tidak mengagetkan manakala sebagian para pelaku teroris di Indonesia menganggap dirinya sebagai mujahid fi sabilillah. Padahal terorisme bertolak belakang dengan ajaran Islam karena Islam tidak mengajarkan kekerasan dalam menyebarkan ajaran Islam dan melaksanakan amal ma’ruf nahi munkar.


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Al-Qur’an dan Terjemahan Departemen Agama Republik Indonesia

Atabik Ali, Ahmad Zuhdi Muhdlar, Kamus Krapyak Al-‘Ashari, Arabi-Indunisi,

Abdul Haq Al-Kattani, Al-Mughni Mu’jam lil-Lughah Al-Arabiyyah.

Ahmad Saeful Anam,2017. Reformasi jihad,Khilafah, Dan Terorisme. Bandung: PT. Mizan Pustaka,

Muhammad, Mustofa, “Memahami Terorisme:, Suatu Perspektif Kriminolog, Jurnal Kriminologi Indonesia FISIP UI, (Jakarta: 2002).

Fajar Riza Ul Haq, (Direktur Eksekutif Maarif Institut),: Kata sambutan Maarif Institut For Culture And Humanity

Gilas Kepel, 2006. Jihad: The Trail of Political Islam, I,B. Tauris, 4th edition, London: UK. Jihad dipersepsikan sebagai Holy War dari perspektif Kristen yang menafsirkannya sebagai crusade (Perang Salib)

M. Quraisy Shihab, 2002. Tafsir Al-Misbah: Pesan dan Kesan Keserasian Al-Qur’an, jilid 7, Ciputat: Lentera Hati

Rikard, Bangun, “Indonesia di Peta Terorisme Global”, http;//www.polarhome.com, 17 November 2002.




DOI: http://dx.doi.org/10.31000/rf.v16i1.2460

Article Metrics

Abstract - 1240 PDF - 4919

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan (p-ISSN: 1979-0074 e-ISSN: 2580-5940) is licensed under a   Creative Commons Attribution 4.0 International License.     


Rausyan Fikr Stats