PENGEMBANGAN MANAJEMEN PENDIDIKAN DI PONDOK PESANTREN DAARUT TAUHIID
DOI:
https://doi.org/10.31000/rf.v13i2.304Abstrak
Pengembangan kemandirian santri pondok pesantren Daaruut Tauhiid yaitu penegakkan 3M (Mulai dari sederhana, Mulai dari yang anda bisa, dan Mulai sekarang jangan ditunda), melibatkan santri dalam berbagai kegiatan, pembimbingan teman sebaya, dan memberikan kepercayaan untuk memimpin program. Faktor pendukung dalam mengembangkan kemandirian santri Pondok Pesantren Darut Tauhiid yaitu ajaran agama, keteladanan Kyai, kesederhanaan, pendirian pesantren yang mandiri, pengelolaan yang mandiri, dan penggunaan fasilitas yang sederhana. Proses ini dilakukan secara terus menerus sehingga menjadi kebiasaan santri dalam kehidupan sehari-hari di Pesantren. Keterlibatan santri merupakan aspek penting dalam pengembangan kemandirian santri, semakin santri dilibatkan dalam kegiatan pesantren maka santri akan semakin mandiri. Karena itu untuk meningkatkan kemandirian santri maka dapat dilakukan dengan melibatkan santri pada kegiatan pondok pesantren.Unduhan
Diterbitkan
2017-09-17
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Rausyan Fikr Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia as the publisher of the journal.Rausyan Fikr right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Rausyan Fikr. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Rausyan Fikr. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).