ANALISIS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MASA PANDEMI COVID - 19 KELAS X DI SMK TRIMULIA JAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.31000/rf.v18i1.5977Abstrak
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakanngi oleh pandemi covid-19 yang menimbulkan perubahan di bidang pendidikan. Penelitian bertujuan menganalisa dan mendapatkan jawaban: 1) Untuk mengetahui solusi yang dilakukan guru pendidikan agama Islam dalam menghadapi kendala proses pembelajaran di masa pandemi Covid-19. 2) Untuk mengetahui proses pembelajaran pendidikan agama Islam di masa pandemi Covid-19. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Terdapat solusi bagi guru Pendidikan Agama Islam dalam menghadapi kendala dengan bekerja sama dan komunikasi dengan baik agar terlaksanakanya pembelajaran di masa pandemi covid-19. 2) Guru diberikan pelatihan-pelatihan oleh pihak sekolah untuk meningkatkan mutu pembelajaran jarak jauh. 3) Proses pembelajaran jarak jauh terdapat dua sisi positif dan negative. Positifnya guru dan peserta didik memahami teknologi, waktu dan tempat fleksibel, pembelajaran dapat diakses kapanpun dan dimanpun. Negatifnya guru sulit menanamkan nilai karakter dan etika, akses internet terbatas, interaksi sosial berkurang, serta kurangnya pemahaman dan pengawasan dalam pembelajaran.
Referensi
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad Munjih Nasih dan Lilik Nur Kholidah, Metode dan Teknik Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, (Bandung: PT Refika Aditama, 2009)
Akmal Hawi, Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam, (Depok: PT Rajagrafindo Persada, 2013)
Alby Anggito, Metodologi Penelitian Kulitatif, (sukabumi: CV Jejak, 2018)
Cabib Thoha, dkk, Metodoloogi Pengajaran Agama, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1999)
Departemen Agama RI, Al-Qur’an & Terjemahan, 2006 (Jakarta: Mushaf Ar Rusydi)
Ely Novianti, dkk., “Analisis Kebijakan Pembelajaran PAI di Masa Pandemi: Peluang dan Tantangan,†Jurnal Pendidikan Islam. No. 02/Vol 11, November 2020.
Hamdan, Pengembangan dan Pembinaan Kurikulum (Teori dan Praktek Kurikulum PAI), (Banjarmasin: T.Pn., 2009)
Hasan Basri, Paradigma Baru Sistem Pembelajaran, (Bandung: CV Pustaka Setia, 2015)
Heri Gunawan, Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, (Bandung: Alfabeta, 2013)
https://www.who.int/bulletin/volumes/89/7/11-088815/en , diakses pada 28 April 2021.
Lexy Moelong, Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2008)
Munir, Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, (Bandung: Alfabeta, 2009)
R. Gilang K, Pelaksanaan Pembelajaran Daring di Era Covid-19, (Banyumas: Lg Creative, 2020)
Sarwa, Pembelajaran Jarak Jauh: Konsep, Masalah dan Solusi, (Indramayu: CV Adanu Abimata, 2020)
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2019)
Sulaiman, “Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Progresif di Sekolah,†Universitas Islam Negeri Ar-Rainy Banda Aceh, vol.1, 2016.
Syaiful Sagala, Konsep dan Makna Pembelajaran, (Bandung: CV Alfabeta, 2007)
Syamsul Huda Rohmadi, Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam, (Yogyakarta: Araska, 2012)
Undang-Undang No.20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 Ayat 1, ( Surabaya: Karina, 2003)
Zamroni, Dinamika Peningkatan Mutu, (Yogyakarta: Gavin Kalam Utama, 2011)
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Rausyan Fikr Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia as the publisher of the journal.Rausyan Fikr right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Rausyan Fikr. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Rausyan Fikr. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).