Perubahan Makna Bahasa Jenis dan Karakteristiknya

Authors

  • Dasrizal Taufik Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml
  • Muhammad Reizki Fachrul Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml
  • Agustiar Agustiar Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.31000/rf.v20i1.11510

Abstract

Makna merupakan bagian integral dari semantik dan selalu melekat pada apa yang kita katakan, ada banyak perbubahan makna dalam bahasan ini. Makna, suatu bentuk bahasa yang harus dianalisis dalam batas-batas unsur kritis dalam situasi di mana penutur mengujarnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Perubahan makna adalah pergeseran makna dari yang pertama ke yang berikutnya, yang perluasan, penyempitan, ameolirasi, penyorasi, sinestesia, asosiasi, penghalusan dan pengasaran. Faktor perubahan makna, perkembangan sosial budaya, tanggapan pertukaran indera, perbedaan bidang pemakaian dan perkembangan dalam ilmu dan teknologi. Perubahan-perubahan itu tidak terjadi dalam waktu yang bersamaan, melainkan jika ada faktor dan penyebabnya maka ia akan ikut berubah dengan cara dan metode tertentu.

Abstrack

Meaning is an integral part of semantics and is always attached to what we say, there are many changes in meaning in this discussion. Meaning, a form of language that must be analyzed within the limits of critical elements in the situation in which the speaker utters it. The method used in this research is descriptive method. Changes in meaning are shifts in meaning from the first to the next, namely expansion, narrowing, amelioration, saturation, synesthesia, association, refinement and coarsening. Factors of change in meaning, socio-cultural developments, responses to sensory exchanges, differences in areas of use and developments in science and technology. These changes do not occur at the same time, but if there are factors and causes then they will also change in certain ways and methods.

References

Abdul Chaer. 1994. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta

Abd. Chaer. 1995. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta

Abdul Karim Mujahid. 1985. al-Dilalah al-Lughawiyah ‘Inda al-Arab. Kota al-Maktabat wa al-Watsaiq al-Wathaniyah

Ahmad Mukhtar Umar. 1983. Ilmu al-Dalalah. Kuwait: Maktabah Dar al-Arubah Li an-Nasyr wa at-Tauzi

Ayu Anita Mustika Sari. 2013. Perubahan Makna dalam Novel Moga Bunda disayang Allah Karya Tere-Liya. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammad Surakarta

Erwan Kustriyono. Perubahan Makna dan Faktor Penyebab Perubahan Makna dalam Media Cetak. Bahastra

Herry Guntur Tarigan. 1995. Pengajaran Semantik. Bandung: Angkasa

Ida Nursida. 2014. Perubahan Makna Sebab dan Bentuknya: Sebuah Kajian Historis. Alfaz

Muzaiyanah. 2012. Jenis Makna dan Perubahan Makna

Wijana. 2011. Semantik: Teori dan Analisis. Surakarta: Yuma Pustaka.

Published

2024-06-17