OPTIMALISASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN SISWA KELAS X DI SMK 4 KOTA TANGERANG SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.31000/rf.v21i2.15807Abstract
Di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi yang pesat, banyak siswa yang menyalahgunakan teknologi sehingga nilai-nilai agama sering kali terpinggirkan, yang berimbas pada penurunan akhlak dan kurangnya rasa tanggung jawab di kalangan generasi muda. Penguatan karakter, akhlak, dan integritas. Pendidikan karakter menjadi isu penting dalam dunia pendidikan akhir-akhir ini, hal ini berkaitan dengan fenomena dekadensi moral yang terjadi ditengah tengah masyarakat maupun di lingkungan pemerintah yang semakin meningkat dan beragam. Dalam konteks ini, pendidikan agama Islam dapat menjadi instrumen penting untuk membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara
intelektual, tetapi juga memiliki keteladanan dalam menjalani kehidupan yang sesuai dengan nilai-nilai religius. Dalam dunia pendidikan, disiplin tidak hanya berarti mengikuti tata tertib sekolah, tetapi juga mencakup kemampuan untuk mengendalikan diri, bertanggung jawab atas tindakan sendiri, serta menghargai waktu dan peraturan yang berlaku. Pendidikan yang ideal saat ini adalah yang mampu menyatukan proses pembentukan karakter dengan pengembangan semua aspek pertumbuhan anak, baik itu kecerdasan, kemampuan fisik, emosi, kreativitas, maupun spiritual. Agar tujuan pendidikan nasional tercapai, semua jenjang pendidikan. Pendidikan Agama Islam adalah pelajaran yang wajib diikuti oleh semua siswa di setiap jenjang sekolah. Tujuan dari pembelajaran ini adalah untuk membentuk siswa agar memiliki moral dan akhlak yang baik. Bagi seorang Muslim, PAI bukan hanya sekadar mata pelajaran, tetapi juga sebagai dasar untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan memahami nilai-nilai agama Islam secara mendalam. . Guru membimbing siswa dengan menekankan pada norma-norma agama dan kehidupan, mengajar materi pelajaran dan ilmu pengetahuan, serta melatih keterampilan hidup. Selain itu, guru juga berperan sebagai evaluator yang merancang alat ukur untuk aspek afektif (sikap), kognitif (pengetahuan), dan psikomotorik (keterampilan). Mereka menyediakan lembar kerja siswa yang sesuai dengan kompetensi inti dan kompetensi dasar yang dapat dicapai oleh siswa.
Kata Kunci : Pendidikan PAI, Karakter, Disiplin
Â
References
Ainiyah, Nur. 2013. “Pembentukan Karakter Melalui Pendidikan Agama Islam.†Jurnal Al- Ulum.
Awiria. “Hubungan Antara Kedisiplinan Belajar Siswa Dengan Prestasi Belajar Siswa Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas V Sekolah Dasar,.†2021.
Fatmah, Nirra. 2018. “Pembentukan Karakter Dalam Pendidikan.†29: 369–87.
Frimayanti, Ade Imelda. 2017. “Implementasi Pendidikan Nilai Dalam Pendidikan Agama Islam [Implementation of Values Education in Islamic Religious Education].†Al- Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam 8(2): Hal. 240.
Hasbullah. 2019. “Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan Islam.â€
Hidayat, Rahmat, Mujiburrahman, Habiburrahim, and Silahuddin. 2024. “Metode Pembelajaran Pendidikan Islam.†EL-Hadhary: Jurnal Penelitian Pendidikan Multidisiplin 2(01): 34–47. doi:10.61693/elhadhary.vol201.2024.34-47.
JOSE ROMERO PEREZ Director General JOSE GREGORIO ROIS ZUÑIGA Secretaria General OMAR OBANDO DAEZ Subdirector de Calidad Ambiental JAIME PINTO Applied Microbiology and Biotechnology No
Kelas, Kesepakatan, D I Sekolah, and S M A Negeri. 2023. “SOSIALISASI PENERAPAN BUDAYA POSITIF MELALUI.†6: 1–7.
Khairani, Alfian. 2021. “Prinsip-Prinsip Agama Islam.†Prinsip-prinsip agama Islam. Lickona. 1991. “Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and
Responsibility.â€
Muchlas. 2022. “Konsep Dan Model Pendidikan Karakter,.â€
Munawwaroh, Azizah. 2019. “Keteladanan Sebagai Metode Pendidikan Karakter.†Jurnal Penelitian Pendidikan Islam 7(2): 141. doi:10.36667/jppi.v7i2.363.
Nataly, Parsyi. 2022. “Optimalisasi Kinerja Bidang Sosial Budaya Dan Pemerintahan Dalam Perencanaan Pembangunan (Studi Di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan,
Penelitian Dan Pengembangan Daerah Kabupaten.†jurnal governace 1.
Nawali, Ainna Khoiron. 2018. “Hakikat, Nilai-Nilai Dan Strategi Pembentukan Karakter (Akhlak) Dalam Islam.†Jurnal Ilmiah Iqra’ 12(1): 1.
Noor, Wahyudin. 2014. “Rekonstruksi Pendidikan Agama Islam.†Qathruna : Jurnal Keilmuan dan Pendidikan 1(1): 40–59.
Perpustakaan, Jurusan, and Informasi Fakultas. 2019. “Optimalisasi Kepuasan Pengguna Sistem Informasi Perpustakaan Melalui Teori Delone Mclean.â€
Popi, Dyan. 2019. “Dian Popi Oktari and Aceng Kosasih, “Pendidikan Karakter Religius Dan Mandiri Di Pesantren.†pendidikan ilmu sosial.
Rianti, Erikka, and Dea Mustika. 2023. “Peran Guru Dalam Pembinaan Karakter Disiplin Peserta Didik.†Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 4(2): 360–73.
Setyowati, Wulan, Keefektivitasasan Pembelajaran, Bahasa Mandarin, Menggunakan Metode, Tanya Jawab, Dengan Media, Presentasi Prezi, et al. 2019. “KEEFEKTIVITASAN PEMBELAJARAN BAHASA MANDARIN MENGGUNAKAN METODE TANYA JAWAB DENGAN MEDIA PRESENTASI PREZI PADA SISWA KELAS 3 SD MANDALA II M
Suriani. 2016. “Penerapan Metode Pembelajaran Efektif Dalam Megoptimalkan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Peserta Didik Di Smp Guppi Samata.†: 98.
Wahyu, Eny. 2018. “Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Religius,.â€
Wati, Salmi. 2021. “Pendidikan Keimanan Dan Ketaqwaan Bagi Anak-Anak,.†al mabhast.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Rausyan Fikr Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia as the publisher of the journal.Rausyan Fikr right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Rausyan Fikr. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Rausyan Fikr. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).