KECERDASAN SOSIAL BERBASIS AL-QUR’AN
DOI:
https://doi.org/10.31000/rf.v17i2.4198Abstract
Abstrak:
Penelitian ini merupakan penelitaian kepustakaan dan bersifat deskriptif analitik. Penelitian ini menemukan bahwa kecerdasan sosial berbasis al-Qur’an adalah kemampuan seseorang dalam menahan diri disegala situasi, ia memiliki rasa hormat, rasa empati, kasih sayang, tenggang rasa, kemurahan hati, kebaikan, keadilan, integritas, altruisme, dan kejujuran dengan senantiasa mewujudkan kesehatan jiwa, sehingga dapat melahirkan kebahagiaan di dunia maupun di akhirat kelak. Kecerdasan sosial berbasis al-Qur’an memiliki tiga konsep dasar, yaitu kecerdasan sosial terkait intelektualitas, kecerdasan sosial terkait sejarah, dan kecerdasan sosial terkait keyakinan. Kecerdasan sosial berbasis al-Qur’an sangat berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang, karena sesungguhnya ia telah memiliki kemampuan untuk mencapai kematangannya dengan kesadaran berpikir dan bertindak, sehingga memudahkannya dalam beradaptasi dan melakukan kerjasama dengan sesama, guna menjalankan perannya sebagai makhluk sosial untuk menjalin hubungan dengan lingkungan sosialnya.Downloads
Published
2021-09-08
Issue
Section
Articles
License
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Rausyan Fikr Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia as the publisher of the journal.Rausyan Fikr right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Rausyan Fikr. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Rausyan Fikr. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).