STUDI EKSPLORATIF KETAHANAN PONDOK PESANTREN DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID-19
DOI:
https://doi.org/10.31000/rf.v17i2.4900Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan faktor-faktor kekuatan pesantren dalam mencegah atau meminimalisir tertularnya virus covid-19 pada warga pesantren, hal ini perlu mengingat sampai saat ini lembaga pendidikan yang masih tetap melakukan pembelajaran secara tatap muka bisa dikatakan hanya pesantren. Objek penelitian ini adalah Pondok Modern Daarul Hikmah Kab. Tangerang – Banten. Adapun metode yang digunakan adalah kualitatif eksploratif, data diperoleh melalui pengamatan dan wawancara terstruktur terhadap team manajemen pondok pesantren. Dari beberapa item pengamatan dan hasil wawancara dapat disimpulkan bahwa pesantren dan covid-19 berada pada dua dimensi dan sudut pandang, pesantren akan menjadi lembaga tangguh dan aman dari penularan virus ini atau justru akan menjadi claster bahwa sumber tersebar luasnya virus corona ini karena mayoritas interaksi yang sangat intens baik antara santri, guru maupun pihak-pihak lain. Penelitian ini mencoba menggalih dan mengeksplor salah satu pesantren yang sampai saat ini masih melangsungkan pembelajaran secara tatap muka, bahkan fenomena global ini tidaklah berdampak secara signifikan terhadap rutinitas dan aktivitas kaum santri. Dengan hal bahwa pesantren memiliki dua faktor ketahanan  dalam mencegah penularan covid-19 yaitu faktor internal ditemukan bahwa kemampuan pesantren dalam pengelolaan secara intern melalui peningkatan kebersihan dan kesehatan terhadap kehidupan santri, kemudian olahraga secara teratur, serta penambahan asupan gizi bagi santri diyakini menjadi kekuatan santri dari tidak terjangkitnya virus ini. Secara eksternal terdapatnya kerjasama yang baik terhadap gugus covid-19 pada level kecamatan/puskesmas sangat membantu dalam memberikan penyuluhan dan tracking terhadap santri yang diindikasi terinfeksi penyakit menular. Dan juga dukungan penuh wali santri yang lebih aman dan nyaman jika putra/putrinya tetap berada di pesantren, sehingga patuh terhadap budaya baru pesantren yang meniadakan waktu penjengukan untuk waktu tertentu.
References
Agus Purwanto dkk, Studi Eksploratif Dampak Pandemi COVID-19 terhadap Proses Pembelajaran online di tingkat Sekolah Dasar, (Jurnal Edupsycouns, vol. 2, no 1, 2020)
Kholid Junaidi, Sistem Pendidikan Pondok Pesantren di Indonesia, ( Jurnal Pendidikan Islam “Istawaâ€, vol. 2, no 1, 2016)
Lu’luatul Khizanah dkk, Ragam Ulas Kebencanaan “Pesantren dan Covid 19†, Cv Budi Utama, Jokjakarta, 2020, h. 86
Mastura, dampak pandemic covid-19 terhadap proses pengajaran bagi guru dan siswa, Jurnal Studi Guru, vol 3, no 2, 2020
Muhammad Nur Adiyatma, Internalisasi Nilai-Nilai Panca Jiwa Dalam Kehidupan Santri, (Tesis, UIN Malang, 2020)
Nadia Apriliawati, Tanggung Jawab Negara Asal Wabah Terhadap Pandemi Menurut Hukum Internasioanal, Jurnal Logika, vol. 12 no 01, 2021)
Rida Fironika dkk, Menumbuhkan Kemandirian Siswa Selama Pembelajaran Daring Sebagai Dampak Covid-19. (Jurnal JRPD, vol. 1, no. 1, 2020)
Shofiyullahul Kahfi, Manajemen pondok pesantren di masa pandemic covid-19, (jurnal pendekar, vol. 3 no 2, 2020)
Zulkifli, Inklusivisme dan humanism Pesantren, Jurnal Toleransi, vol. 8, no. 2 , 2016)
https://ditpdpontren.kemenag.go.id/web (diakses pada selasa, 09 februari 2021 pukul 22.47 WIB)
Downloads
Published
Issue
Section
License
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Rausyan Fikr Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia as the publisher of the journal.Rausyan Fikr right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Rausyan Fikr. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Rausyan Fikr. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).