PENDEKATAN TAFSIR AL-QUR’AN DALAM PERSPEKTIF IBN TAYMIYYAH
DOI:
https://doi.org/10.31000/rf.v14i1.675Abstract
Abstrak:Titik temu antara Ibn Taymiyyah dan para filsuf Muslim dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur‟an dengan menggunakan pendapat pribadi. Ibn Taymiyyah merumuskan hierarki kualitas penafsiran Al-Quran yang meliputi penafsiran Al-Quran dengan Al-Qur‟an, penafsiran Al-Qur‟an dengan Sunnah Rasulullah SAW, penafsiran Al-Qur;an dengan pendapat para sahabat dan tabi‟in, penafsiran Al-Quran dengan menggunakan pendapat para ahli bahasa dan penafsiran Al-Quran dengan menggunakan pendapat pribadi. Meski berada pada alternatif terakhir, Ibn Taymiyyah tidak menafikan penafsiran Al-Quran dengan menggunakan pendapat pribadi sebagai sesuatu yang mungkin dilakukan. Al-Ghazali dan Ibn Rusyd berpendapat bahwa menafsirkan Al-Quran dengan pendapat pribadi harus tetap berada di dalam koridor teks agama yang sahih dan tidak boleh melanggar kaidah-kaidah bahasa Arab. Selain itu, baik Ibn Taymiyyah, al-Ghazali dan Ibn Rusyd sama-sama berpendapat bahwa penafsiran Al-Quran dengan menggunakan pendapat pribadi dan penafsiran metaforik (ta‟wîl) merupakan sesuatu yang jarang dilakukan dan bersifat sangat elitis.
Kata Kunci: Pendekatan, Tafsir, Ibn Taymiyah
Downloads
Published
2018-03-05
Issue
Section
Articles
License
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Rausyan Fikr Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia as the publisher of the journal.Rausyan Fikr right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Rausyan Fikr. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Rausyan Fikr. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).