PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.31000/rf.v14i1.812Abstract
Perkembangan Pendidikan Islam Di Indonesia. Pada awalnya bersifat informal, yakni melalui interaksi pada Perguruan Tinggi Agama. Sekolah Islam dan madrasah unggulan menambahkan penekanan inter-personal yang berlangsung dalam berbagai kesempatan seperti aktivitas perdagangan da’wah bil hal atau keteladanan. Lembaga pendidikan islam tradisional di Nusantara antara lain yaitu: Masjid, Langgar, Pesantren adalah lembaga pendidikan dan pengajaran agama. Madrasah merupakan perkembangan lebih lanjut atau pembaruan dari pesantren atau surau yang berlanjut pada religiusitas dan kesalehan melalui berbagai matpel keislaman. Secara sederhana, proses pendidikan yang dikembangkan di madrasah dan sekolah Islam unggulan (terpadu) bertujuan untuk mencetak alumni yang “cerdas†dan “berakhlak muliaâ€. Faktor yang menumbuh kembangkan keberadaan sekolah dan madrasah terpadu adalah kesadaran sebagian muslim untuk mendesain system pendidikan unggul, menurunnya proses dan hasil pendidikan di sekolah-sekolah umum, skeptisnya sebagian masyarakat terhadap proses dan hasil pendidikan pada lembaga-lembaga pendidikan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Rausyan Fikr Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia as the publisher of the journal.Rausyan Fikr right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Rausyan Fikr. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Rausyan Fikr. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).