INOVASI KURIKULUM KEPRIBADIAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN
DOI:
https://doi.org/10.31000/rf.v15i1.1372Abstrak
Dalam pengembangan kurikulum, banyak hal yang harus diperhatikan dan dipertimbangkan sebelum mengambil suatu keputusan. Apapun jenis kurikulumnya, pasti memerlukan asas-asas yang harus dipegang. Asas-asas tersebut cukup kompleks dan tidak jarang memiliki hal-hal yang bertentangan sehingga memerlukan seleksi.Referensi
Abdurrahman Mas’ud, Intelektual Pesantren, Perhelatan Agama dan Tradisi (Terjemah), Yokyakarta: LkiS, 2004.
Ahmad Zaini, Dunia Pemikiran Kaum Santri, Yogyakarta: LKPSM NU DIY, 1995
Adi A, MA. Peran Pesantren Dan Santri Menghadapi Era Globalisasi, dalam majalah Al- Bashiroh, Edisi 07, Pasuruan: PP. Darullughah Wadda’wah, Tt, 8.
Akhyak, Meniti Jalan Pendidikan Islam, Yokyakarta: Pustaka Pelajar Offset, 2003
Jamal Ma’mur Asmuni, Dialektika Pesantren dengan Tuntunan Zaman, dalam Abdul Munir Mulkhan, Menggagas Pesantren Masa Depan; Perhelatan Agama dan Tradisi, Yokyakarta: Qirtas, 2003.
Lektur: Jurnal Komunikasi Perguruan Tinggi, Pesantren dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat, Ditbim Perta, Depag RI dan PPIM Jakarta, Vol. II, No. 1, 1998
M. Arifin, Kapita Selekta Pendidikan Islam dan Umum, Jakarta: Bumi Aksara, 1991.
Muri Yusuf M., Statistik Pendidikan, Padang: Angkasa Raya, 1987.
Moleong Lexy J., Metodologi Penetian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2003.
Marzuki, Metodologi Research, Yokyakarta: Fakultas Ekonomi, 1983.
Nazir Moh. Ph. D, Metode Penelitian, Jakarta: Ghalia Indonesia, 1999.
Noeng Muhadjir, Metodologi Penelitian Kualitatif, Yokyakarta: Rake Sarasin, 1996
Poerdarminto. Kamus Umum Bahasa Indonesia, jakarta: Balai Pustaka, 1993
Riduwan, Metode dan Keknik Menyusun Tesis, Bandung: Alfabeta, 2007
Suyoto, Pondok Pesantren dalam Alam Pendidikan Nasional, dalam M. Dawam Raharjo, Pesantren dan Pembaharua Hanafi, Muchlis. 2013. Moderasi Islam Menangkal Redikalisme Berbasis Agama. Ciputat. Ikatan Alumni Al-Azhar dan Pusat Studi Al-Quran.
Hanik, Umi. 2011. Implementasi Total Quality Management(TQM) dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan. Semarang. Ra SAIL Mesia Group.
Irawan Aguk. 2012. Penakluk Badai Novel Biografi KH Hasyim Asyari. Depok. Global Media Utama.
Musthafa, Bachrudin. 2008. Dari Literasi Dini ke Literasi Teknologi. Jakarta. Yayasan CREST.
Muthahhari, Murtadha. 2010. Pengantar Episttemologi Islam Sebuah Pemetaan dan Kritik Epistemologi Islam atas Paradigma Pengetahuan Ilmiah dan Relevansi Pandangan Dunia (terj) Muhammad Jawad Bafaqih. Jakarta. Sadra Press.
Mulyana, Rohmat. 2011. Mengartikulasikan Pendidikan Nilai. Bandung. Alfabeta.
Mutohar, Ahmad dan Anam, Nurul. 2013. Manifesto Modernisasi Pendidikan Islam & Pesantren. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.
Naquib Al-Attas, Muhammad. 2011. Islam dan Sekularisme (terj.) Khalif Muammar. Bandung. Institut Pemikiran Islam dan Pembangunan Ihsan (PIMPIN).
Octavia, Lanny, dkk. 2014. Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren. Jakarta. Rumah Kitab dan renebook.
Patoni, Ahmad. 2007. Peran Kiai Pesantren dalam Partai Politik. Yogyakarta. Puataka Pelajar.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Rausyan Fikr Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia as the publisher of the journal.Rausyan Fikr right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Rausyan Fikr. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Rausyan Fikr. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).