KONSEP KASIH SAYANG DALAM AL-QUR’AN DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMBELAJARAN PAI DI SMPN 4 KOTA TANGERANG
DOI:
https://doi.org/10.31000/rf.v20i2.12931Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: 1) Bagaimana konsep kasih sayang menurut QS. Luqman ayat 16-17. 2) Mengapa kasih sayang seorang pendididik sangat penting terhadap peserta didik. 3) Bagaimana konsep kasih dalam Al-Qur’an dan relevansinya terhadap pembelajaran PAI di SMPN 4 Kota Tangerang, Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, yakni hanya mengangkat fakta, keadaan, variabel, dan fenomena-fenomena yang terjadi. Instrumen penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dengan pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu, reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan dan verifikasi. Dalam hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Konsep kasih sayang yang dilakukan Luqman Al-Hakim terhadap anaknya agar anaknya membentuk manusia yang beriman, Islam, dan berakhlaq. Konsep kasih sayang Luqman terhadap anaknya inilah yang dapat menjadi contoh bagi pendidik untuk melakukannya dikehidupa sekolah terhadap peserta didik. 2) Kasih sayang pendidik sangat penting, karena berdampak terhadap hasil pembelajaran yang diciptakan. Pembelajaran efektif tidak mampu diciptakan adanya kasih sayang dari seorang pendidik terhadap peserta didik. 3) Konsep kasih sayang dalam Al-Qur’an dan relevansinya terhadap pembelajaran PAI diantaranya: pendidik yang meggunakan kasih sayang dalam pembelajaran ataupun diluar pembelajaran akan menumbuhkan sebuah kedekatan atau hubungan baik, kasih sayang pendidik terhadap peserta didik sangat berpengaruh terhadap minat dan motivasi belajar, kasih sayang dapat memperbaiki aspek sosial dan aspek emosional peserta didik.
Referensi
Arifin, Anwar, Profil Baru Guru dan Dosen Indonesia. (Jakarta: Pustaka Indonesia, 2017).
Gunawan, Imam,Metode Penelitian Kualitatif Teori dan Praktik,(Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2016), Cet. Ke-4 h.80
Helaluddin dan Hengki Wijaya, Analisis Data Kualitatif, (Makassar, Sekolah Tinggi Theologia Jaffray, 2019), Cet. Ke-1h. 22.
Hidayat, Wijaya, Ayat-Ayat Alquran Tentang Manajemen Pendidikan Islam,(Medan: LPPPI, 2017)
Ismail, â€Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru PAI dalam Pembelajaranâ€,No.2/TH. Ke-4, Juli 2015.
Rahmatullah, Azam Syukur, “Konsepsi Pendidikan Kasih Sayang Dan Kontribusinya Terhadap Bangunan Psikologi Pendidikan Islamâ€Literasi No.1/TH. Ke-66 Juni2014, h.29
RamliM, Hakikat Pendidik Dan Peserta Didik, Jurnal Tarbiyah Islamiyah, Vol. No. 5 (Januari, 2015),h. 67.
Resti,Wahyuni,“Penerapan Konsep Kasih Sayang Di Sekolah Rendah Islam Alor Setar Kedah Malaysia. Pekanbaru,†(Skripsi S1 Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Riau ,2019).
Syaikh Syakir,Ahmad, Tafsir Ibn Katsir,(Jakarta: Darus Sunnah Press, 2014), Cet. Ke-2 h. 114, 215 dan 219.
Tafsir, Ahmad, Konsep Pendidikan Dalam Islam,(Bandung: Mimbar Pustaka, 2016)
Unduhan
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Rausyan Fikr Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia as the publisher of the journal.Rausyan Fikr right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Rausyan Fikr. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Rausyan Fikr. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).