KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER SISTEM AMONG PERSPEKTIF KI HAJAR DEWANTARA DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
DOI:
https://doi.org/10.31000/rf.v20i2.12558Abstrak
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menemukan titik terang tentang metode yang cocok untuk pendidikan karakter yang ada di Indonesia. Menggunakan sistem among pendidikan perspektif Ki Hajar Dewantara serta di relevansikan dengan pendidikan agama islam dan budi pekerti. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yaitu penelitian pustaka dan menggunakan analisis yang digunakan yaitu analisis teks berupa analisis isi Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem among perspektif Ki Hajar Dewantara ini dilandasi oleh 2 dasar yaitu kodrat alam dan kemerdekaan. Beliau percaya bahwa setiap anak lahir memiliki minat, bakat dan potensinya tersendiri. Semboyan dari Ki Hajar Dewantara yaitu Ing ngarso sung tulodha ing madya mangun karso, tutwuri handayani. semboyan tersebut sudah dikenal pada masyarakat terdahulu dan diterapkan di Taman Siswa. Di relevansikan dengan pendidikan Agama Islam yaitu membiasakan anak didik menggunakan metode Syariat, Hakikat, dan Tarikat
Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Sistem Among, Ki Hajar Dewantara
Referensi
Abd. Rahman, Dkk., Al Urwatul Wutsqa : Kajian Pendidikan Islam, Pengertian Pendidikan, Ilmu Pendidikan Dan Unsur-Unsur Pendidikan, (Makassar: Vol.2, No. 1, 2022).
Abdul Majid dan Dian Andayani, Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2004).
Abuddin Nata, Filsafat Pendidikan Islam, (Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1997).
Ahmad Tafsir, Cakrawala Pemikiran Pendidikan Islam, (Bandung: Mimbar Pustaka, 2004), Cet. Ke-1.
Ajat Sudrajat, Jurnal Pendidikan Karakter, Mengapa pendidikan karakter, (Yogyakarta: No.1, 2011)
Al-Abrasy, M. Athiyyah, Dasar-Dasar Pokok Pendidikan Agama Islam, (Jakarta: PT. Bulan Bintang, 1987), Cet. Ke-1.
Arum Faiza, dkk., Arus Metamorfosa Milenial (Kendal: Ernest 2018), cet. Ke-1.
Chabib Thoha., dkk, Metodologi Pengajaran Agama, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1999).
Departemen agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahannya edisi Penyempurnaan, (Jakarta: Departemen Agama RI, 2010).
E. Mulyasa, Manajemen Pendidikan Karakter, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2011), Cet. Ke-1.
Fanny Iffah Zunnurrain, Konsep pendidikan karakter dalam teori tripusat pendidikan Ki Hajar Dewantara dan Relevansinya dengan pendidikan akhlak, (Skripsi s1 IAIN Purwokerto, 2021).
Fauziah Mashari dan Anna Qomariana, Prespektif Pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam Pendidikan Karakter dan Kaitannya Dengan Pendidikan Islam, (Jombang: Unipdu, Vol. 1, No. 2, 2016).
H. Mahmud, Pendidikan Karakter persfektif islam, (Bandung: Pustaka Setia, 2013), Cet. Ke-1.
Haryati, Pemikiran Pendidikan Ki Hajar Dewantara : Studi Tentang Sistem Among Dalam Proses Pendidikan, (Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia, 2019), Cet. Ke-1.
Kristi Wardini, Peran Guru dalam pendidikan karakter menurut konsep pendidikan ki hajar dewantara, (Yogyakarta, 2010).
Michelle Natasya, cara mabuk paling konyol dan beracun, pakai aibon hingga air rebusan pembalut, artikel diakses pada tanggal 16 januari 2023 dari https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4765344/cara-mabuk-paling-konyol-dan-beracun-pakai-aibon-hingga-air-rebusan-pembalut.
Muhammad Hasan, ed., Landasan Pendidikan, (Klaten: CV Tahta Media Group, 2021), Cet. Ke-1.
Muhammad Nur Wangid, Jurnal Kependidikan,Sistem Among Pada Masa Kini Kajian Konsep dan Praktik Pendidikan, (Yogyakarta, Volume 39, No 2, 2009).
Ramayulis, Metodologi Pendidikan Agama Islam, (Jakarta: Kalam mulia, 2005).
Suryadi Fajri dan Tuti Trisuryanti Gagasan Sistem Among Ki Hajar Dewantara Dalam Membangun Pendidikan Di Indonesia Sejak 1922 Sampai Dengan 2021, (Padang: Vol. 3, No. 1,2021).
Tutuk Ningsih, Implementasi Pendidikan Karakter, (Purwokerto: STAIN Press, 2015), Cet. Ke-1.
Vivi Yumarni, Jurnal Literasiologi, Pengaruh Gadget terhadap Anak Usia Dini, (STAI Ma’arif, Jambi, Vol. 8, No. 2, 2022)
Unduhan
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Rausyan Fikr Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia as the publisher of the journal.Rausyan Fikr right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Rausyan Fikr. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Rausyan Fikr. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).