NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM WARUNG DHUAFA
DOI:
https://doi.org/10.31000/rf.v15i2.1807Abstrak
Abstrak:
Islam sebagai agama rahmatan lil’alamin telah hadir berabad-abad lamanya dengan tujuan memberikan keselamatan kepada umat manusia. Melalui ajarannya yang komprehensif talah memberikan dampak positif kepada kehidupan masyarakat. Diantaranya dalam manifestasi dari Al-Qur’an Surat Al-Maun Pemuda Muhammadiyah berupaya ikut berkontribusi dalam mengentaskan masalah ditengah-tengah masyarakat melaui program warung dhuafa. Pesan yang fundamental dalam pelaksanaannya terdapat nilai-nilai pendidikan karakter sekaligus pesan dakwah guna terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
              Â
Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Warung Dhuafa
Referensi
DAFTAR PUSTAKA
Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-nilai Budaya untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter Bangsa, oleh Pusat Kurikulum Kementrian Pendidikan Nasional, 2010, diakses pada 20 Januari 2019.
Bambang Rusmakno, dkk., Pendidikan Budi Pekerti; Membangun Karakter dan Kepribadian Siswa, Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia, 2018.
Bimantara R. Arya, “Sifat Ta’awun dalam Kehidupanâ€, materi Khutbah Jum’at Yogyakarta, Edisi Desember Majalah Suara Muhammadiyah: 2018.
Gaffar. Mohammad Fakhry, Pendidikan Karakter Berbasis Islam, Jogjakarta: Makalah Workshop Pendidikan Karakter Berbasis Agama. 22 Juli 2018.
Hasan Alwi, dkk., Kamus Besar Bahasa Indonesia, ed.3., cet ke-2,Jakarta: Balai Pustaka, 2016.
Hidayatullah,“Berdayakan Dhuafa Pemuda Muhammadiyah Buka Waroeng Makan Gratisâ€, diakses dari https://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/ 2017/03/11/113130/berdayakan dhuafa-pemuda-muhammadiyah-buka-waroeng-makan-gratis.html, pada Sabtu, 19 Januari 2019.
Hidayatullah. M. Furqon, Pendidikan Karakter: Membangun Peradaban Bangsa, Surakarta: Yuma Pustaka, 2010.
Khazanah, “Muhammadiyah Berdayakan Umat dengan Spirit Al-Amunâ€, diakses dari https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/17/09/27/owxlh9396-muhammadiyah-berdayakan-umat-dengan-spirit-surah-almaun, pada Sabtu, 19 Januari 2019.
Koesoema A. Doni, Pendidikan Karakter : Strategi Mendidik Anak di Zaman Global, Jakarta: Gramedia, 2010.
Majid. Abdul. Dian Andayani, Pendidikan Karakter Perspektif Islam, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2016. Cet. Ke-1.
Megawangi. Ratna, Pendidikan Karakter Solusi Yang Tepat Untuk Membangun Bangsa, Cet. II Jakarta: Indonesia heritage Foundation, 2017.
Nata. Abuddin, Studi Islam Komrehensif, Jakarta, Prenada Media Grup: 2015, Cet. Ke-I.
Utami. Annis Titi, “Pelaksanaan Nilai Religius Dalam Pendidikan Karakter Di SD Negeri 1 Kutowinangun Kebumenâ€, Jurnal: Universitas Negeri Yogyakarta, Vol. 16 No. 1 Tahun 2015.
Zulyadain, “Penanaman Nilai-nilai Toleransi Beragama pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) â€, Jurnal Pendidikan Al-Riwayah, Vol.15 No.1 Tahun 2018.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Rausyan Fikr Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia as the publisher of the journal.Rausyan Fikr right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Rausyan Fikr. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Rausyan Fikr. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).