PENGARUH PEMIKIRAN IBN TAYMIYYAH DI DUNIA ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.31000/rf.v15i2.1810Abstrak
Abstrak:
Kekuatan pemikiran Ibn Taymiyyah.1) kritik keras terhadap metode ta’wîl.2) menyarankan untuk memahami ajaran agama dengan cara menerima pesannya dan meyakini apapun makna lahir yang tersirat di dalam teks agama. 3) ajaran agama memiliki keunggulan dalam menyongsong modernitas. Pengaruh pemikiran Ibn Taymiyyah dapat dicerminkan oleh seberapa besar ketokohan intelektual para pengikutnya. Madjid Fakhry menyebutkan dua pemikir besar di dunia Islam yang sangat dipengaruhi oleh Ibn Taymiyyah, yakni Ibn al-Qayyim al-Jawziyyah dan Muhammad ibn Abd al-Wahhab. Seluruh gerakan Islam yang menamakan diri sebagai gerakan Salafiyyah adalah merupakan buah dari perkembangan luas pengaruh pemikiran Ibn Taymiyyah. Bagi Nurcholis Madjid, pemikiran Ibn Taymiyyah menjadi sesuatu yang doktrinal bagi banyak sekali gerakan pembaruan Islam zaman modern, baik yang fundamentalistik maupun yang liberal.
Â
Kata Kunci: Pemikiran, Ibn Taymiyyah, Islam.
Referensi
DAFTAR PUSTAKA
A. Hanafi, Teologi Islam, (Jakarta: Pustaka al-Husna, 1980).
Amal Fathullah Zarkasyi, “Konsep Tauhid Ibn Taymiyyah dan Pengaruhnya di Indonesia: Kajian Kes Terhadap Pengubalan Kurikulum Pengajian Akidah di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogoâ€. Disertasi Doktor Falsafah Usuluddin, (Kuala Lumpur: Akademi Pengajian Islam Universiti Malaya, 2005).
Albert Hourani, The Emergence of The Modern Middle East, (California: University of California Press, 1981).
Ahmad Gaus, Api Islam Nurcholish Madjid: Jalan Hidup Seorang Visioner. (Jakarta: PT. Kompas Media Nusantara, 2010).
G.H.A. Juyuboll, Kontroversi Hadis di Mesir (1890-1960), alih basa: Ilyas Hasan, Cet. I, (Bandung: Mizan, 1999).
Harun Nasution, Pembaharuan Dalam Islam, Sejarah Pemikiran dan Gerakan, Cet. XIV. (Jakarta: Bulan Bintang, 2003).
Harun Nasution, Pembaharuan dalam Islam, (Jakarta: Bulan Bintang, 1975)
Muhammad Rasyid Ridha, Tafsîr al-Manâr, (Kairo: Dar al-Manar, 1947).
Madjid Fakhry, A History of Islamic Philosophy, (New York: Columbia Press, 2994)
Nurcholish Madjid. Islam Agama Kemanusiaan, (Jakarta: Paramadina, 1995).
Ibn Qayyim al-Jawziyyah, Al-Shawâ’iq al-Mursalah ‘ala al-Jahmiyyah wa-al-Mu‘aththilah, Ed. ‘Ali ibn MuhËammad al-Dakhil Allah, (Riyadh, 1412/1991–92).
Ibn Qayyim al-Jawziyyah, Ijtimâ‘ al-Juyûsy al-Islâmiyyah ‘ala Ghazw al-Mu‘aththilah wa-al-Jahmiyyah: Wa-huwa al-Risâlah al-Musammâ bi al-Istiwâ’," ed. Ridwan Jami‘ Ridwan (Makkah dan Riyadh, 1415/1995).
Ibn Qayyim al-Jawziyyah, al-Tibyân fî Îmân al-Qur’ân, (Makkah: Dar Alam al-Fawa’id li al-Nasyr wa al-Tawzi’, 1429 H)
Ibn Qayyim al-Jawziyyah, Mukhtashar Syifâ’ al-‘Alîl fi Masâ’il Qadhâ’ wa al-Qadar wa al-Hikmah wa al-Ta‘lîl, ed.Khalid ibn ‘Abd al-Rahman al-‘Akk, (Beirut, 1996)
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Rausyan Fikr Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia as the publisher of the journal.Rausyan Fikr right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Rausyan Fikr. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Rausyan Fikr. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).