DINAMIKA ISLAM DI INDONESIA: KEBIJAKAN POLITIK TERHADAP LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM PASCA MERDEKA-REFORMASI
DOI:
https://doi.org/10.31000/rf.v18i1.6058Abstrak
ABSTRAK
Kedatangan Islam di Indonesia membawa pengaruh baik dari aspek sosial, politik maupun pendidikan. Perubahan politik di Indonesia tentu mempengaruhi kebijakan pada lembaga pendidikan Islam. Sejak Indonesia merdeka diawali dengan masa revolusi dan demokrasi liberal dan masa demokrasi terpimpin yang disebut masa Orde Lama pada masa Pemerintahan Soekarno, masa Orde Baru pada masa Soeharto, dan jatuhnya masa Orde Baru sehingga lahirlah masa Reformasi. Lahirnya kebijakan Negara dalam bentuk Undang-undang Nomor 4 tahun 1950 tentang Pendidikan dan Pengajaran di Sekolah. Nomor 12 tahun 1954 tentang pernyataan berlakunya Undang -undang Nomor 4 tahun 1950 untuk seluruh Indonesia. Pada tahun 1975, melalui SKB 3 Menteri, meningkatkan mutu pendidikan dan menempatkan pendidikan Islam pada perguruan agama menjadi sejajar dengan sekolah umum. Kemudian disusul lahirnya kebijakan Negara tentang pendidikan nasional yaitu Undang-Undang Nomor 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyebutkan bahwa pendidikan Islam sebagai sub sistem dalam sistem pendidikan nasional. Terakhir, pada Masa Reformasi lahirlah undang-undang sistem pendidikan nasional Nomor 20 Tahun 2003, yang menjadi pijakan hukum lembaga pendidikan Islam dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia.
Referensi
DAFTAR PUSTAKA
Abdillah, Masykuri, Demokrasi Di Persimpangan Makna; Respon Intelektual Muslim Indonesia terhadap Konsep Demokrasi (1966-1993), Yogyakarta: Tiara Wacana, 1999.
________________, Islam dan Dinamika Sosial Politik Di Indonesia, Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama, 2011.
Abdullah, Taufik, Sejarah Umat Islam di Indonesia, Jakarta:MUI, 1991.
Anshari, Endang Saifuddin, Piagam Jakarta 22 Juni 1945, Bandung: Pustaka, 1983.
Anwar, M. Syafi‟I, Pemikiran dan Aksi Islam Indonesia, Jakarta: Paramadina, 1995.
Asrohan, Harun, Sejarah Pendidikan Islam, Jakarta: PT Logos Wacana Ilmu, 1999, Cet. I.
Azra, Azyumardi, Transformasi Politik Islam: Radikalisme, Khilafatisme, dan Demokrasi, Jakarta: Prenada Media Group dan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2016.
______________, Revisitasi Islam Politik dan Islam Kultural di Indonesia, INDO-ISLAMIKA Vol. 1, Nomor 2, 2002.
Bruinessen, Martin van, Rakyat Kecil, Islam, dan Politik, Yogyakarta: Bentang, 1998.
Daulay, Haidar Putra, “Pesantren, Sekolah, dan Madrasah: Tinjauan dari Sudut Kurikulum Pendidikan Islamâ€, Disertasi, Yogyakarta: IAIN Sunan Kalijaga, 1991.
Burhan Ghalioun, Islamology Comes to Aid of Islamism, DIOGENES, 2010.
Haligan dan Turner, Profiles of Government Administration in Asia, Australia Government Publishing Service Canberra, 1995.
Hasbullah, Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia, Lintasan Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 1996, Ed. I, Cet. II.
Hilmy, Masdar, Teologi Perlawanan Teologi Perlawanan; Islamisme dan Diskursus di Indonesia Pasca
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Rausyan Fikr Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia as the publisher of the journal.Rausyan Fikr right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Rausyan Fikr. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Rausyan Fikr. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).