TECHNETRONIC ETHNOCIDE DAN ETIKA BEREKSPRESI
DOI:
https://doi.org/10.31000/rf.v13i1.68Abstrak
Abstrak;
Tulisan  ini memaparkan  bagaimana  pengaruh  teknologi  komunikasi  berpengaruh  pada
kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Kini sebuah raksasa budaya dengan rakus menelan budaya-budaya  lokal  di  seluruh  bumi.  Keragaman  kultural  telah  didesak  oleh  standarisasi kultural yang dilahirkan industrialisme. Telah terjadi budaya baru. Dalam budaya baru yang memerintah bukan Raja atau kepala suku, tetapi teknologi mengatur hidup dan mati anda sejak makan, minum, sampai sehat dan sekarat. Teknologi informasi sebagai bagian dari teknosfer akan mewarnai infosfer-yakni,  budaya pertukaran  informasi, pada akhirnya akan membentuk dan mengubah sosiosfer-yakni norma-norma sosial, pola-pola interaksi, dan organisasi sosial kemasyarakatan.  Saat  ini  kebebasan  menyampaikan  pendapat  dan  mengekspresikan  hampir tidak  melihat  etika,  khususnya  para  pengguna  media  sosial  dan  media  on  line.  Siapakah manusia  yang  memperoleh  kebebasan  murni dan menafikan  tanggung  jawab?  Pasti seorang tiran. Bila anda  tiran anda dapat melakukan  apapun  yang anda  kehendaki  semaunya  tanpa batas, kecuali bertanggung  jawab. Kita dapat menyanjung  atau memaki tanpa digugat siapa pun. Anda dapat memenuhi hak apapun kecuali hak orang lain. Menurut Ibn Khaldun bahwa komunikasi yang didasarkan pada etika merupakan suatu jaringan masyarakat yang manusiawi, dan mengalirnya komunikasi seperti itu, menentukan arah dan laju perkembangan sosial yang dinamis.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Rausyan Fikr Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia as the publisher of the journal.Rausyan Fikr right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Rausyan Fikr. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Rausyan Fikr. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).