STRATEGI PENINGKATAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA BERDASARKAN GENDER DALAM MEMAHAMI PELAJARAN AKIDAH AKHLAK KELAS VIII DI MTS JAM’IYYAH ISLAMIYYAH PONDOK AREN TANGERANG SELATAN

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.31000/rf.v21i2.15788

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsentrasi belajar siswa berdasarkan gender serta strategi guru dalam meningkatkan konsentrasi belajar pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Jam’iyyah Islamiyyah kelas VIII. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala madrasah, guru Akidah Akhlak, dan siswa kelas VIII, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan konsentrasi belajar antara siswa laki-laki dan perempuan, di mana siswa perempuan cenderung memiliki konsentrasi belajar yang lebih baik dibandingkan siswa laki-laki. Untuk mengatasi perbedaan tersebut, guru Akidah Akhlak menerapkan strategi pembelajaran yang bervariasi dan disesuaikan dengan karakteristik gender, seperti metode tanya jawab dan aktivitas langsung untuk siswa laki-laki, serta diskusi kelompok dan tugas individu untuk siswa perempuan. Selain itu, lingkungan belajar yang kondusif dan pemberian motivasi turut berperan penting dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa. Strategi ini terbukti efektif dalam mendukung pemahaman materi Akidah Akhlak dan pembentukan sikap religius siswa.

Referensi

Afifah, N. (2014). Psikologi Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Amalia, R. (2020). Pengaruh faktor lingkungan terhadap konsentrasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 11(2), 85–94.

Biggers, J. (2002). Learning and Concentration. New York: McGraw-Hill.

Depdiknas. (2012). Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi IV). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Devi, R., & Yonanda, D. (2019). Perbedaan konsentrasi belajar siswa berdasarkan gender. Jurnal Psikologi Pendidikan, 7(1), 45–53.

Fakih, M. (2013). Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hasan, A., & Zubairi. (2023). Efektivitas metode ceramah dalam pembelajaran PAI. Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 22–34.

Hasminidiarty. (2018). Faktor psikologis yang memengaruhi konsentrasi belajar siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 5(2), 101–110.

Hita. (2015). Psikologi Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Insani, F., & Mustika, R. (2022). Keaktifan belajar siswa perempuan dalam pembelajaran PAI. Jurnal Studi Islam, 9(2), 77–88.

Irawan. (2016). Metode diskusi dalam pembelajaran aktif. Jurnal Pendidikan, 8(1), 55–63.

Mursidah. (2017). Pengaruh gender terhadap sikap dan konsentrasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Madrasah, 3(1), 33–41.

Rahma, N. (2021). Efektivitas diskusi kelompok dalam meningkatkan konsentrasi belajar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 6(2), 90–99.

Salleh, M. (2011). Learning environment and student concentration. International Journal of Education, 3(2), 15–25.

Sirait, E. (2018). Minat belajar dan konsentrasi siswa berdasarkan gender. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 60–69.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Surya, M. (2013). Psikologi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Surya, M. (2017). Lingkungan belajar dan keberhasilan siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 9(2), 120–130.

Utomo, T. (2008). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Winata. (2016). Faktor internal dan eksternal dalam konsentrasi belajar. Jurnal Pendidikan, 10(1), 40–50.

File Tambahan

Diterbitkan

2026-01-30

Terbitan

Bagian

Articles