ISLAM DAN TRADISI KEILMUAN
DOI:
https://doi.org/10.31000/rf.v19i1.8276Abstrak
Penelitian ini mengasumsikan bahwa tahapan kemunculan tradisi keilmuan Islam berdasarkan skema Acikgenc (ilmuwan Turki), dimulai dari turunnya wahyu sampai lahirnya disiplin ilmu. Dan dalam praktik nyatanya umat Islam memang tidak hanya melakukan pengkajian dan pengembangan dalam bidang al-‘ulumus-syar’iyyah (ilmu-ilmu yang berorientasi keagamaan) saja, akan tetapi juga dalam bidang ilmu pengetahuan secara umum. Begitu dalamnya keilmuan dalam Islam tanpa ada dikotomisasi ilmu lainnya. Selama itu menguatkan keyakinan kita akan kebesaran Sang Pencipta. Maka dalam Islam mencari ilmu bukan semata-mata dianjurkan, melainkan diwajibkan atas setiap muslim. Mendalaminya adalah usaha menguatkan iman dan mengihndarkan dari segala penyimpangan. Dengan  konsep Islamlah kita menyaring lalu memilah dan menjaga keutuhan ilmu itu sendiri dari perusakan sistematis sehingga melahirkan kehidupan yang sejahtera. Karena rusaknya ilmu menjadi penyebab kerusakan suatu masyarakat.
Referensi
Abdullah, M. Amin, at. al. Islamic Stadies dalam Paradigma Integrasi-Interkoneksi,
(Yogyakarta: Penerbit Suka Press, 2007).
Acikgenc, Alparslan, Holisitic Approach to Scientific Traditions, Islam & Science: Journal of Islamic Perspective on Science, Volume 1, Juni 2003.
Adib, Muhammad, Filsafat Ilmu; Ontologi, Epistemologi, Aksiologi, dan Logika Ilmu Pengetahuan, Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 2010.
Al-Gazali, al-Munqiz min al-Dalal, diterj. Masyhur Abadi, Setitik Cahaya dalam Kegelapan, Surabaya: Progressif, 2002.
Bahtiar, Amsal, Filsafat Ilmu, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2006
Bakhtiar, Amsal, Filsafat Ilmu, Jakarta : Rajawali Press, 2010.
Bakar, Usman, Hierarki Ilmu: Membangun Rangka Pikir Islamisasi Ilmu, (Bandung: Mizan, 1998).
Departernen Agama R1, Al- Hikmah Al-Quran dan Terjemahannya (Bandung: Diponegoro), 2010.
Departemen Agama RI, Alquran dan Terjemahnya, Madinah Almunawwarah: Mujamma’ al-Malik Fahd Li Thibaat al-Mushhaf al-Syarief, 1418 H.
Elmubarok, Zaim, Membumikan Pendidikan Nilai, Bandung: Alfabeta 2009.
Gie, The Liang, Pengantar Filsafat Ilmu, Yogyakarta: Liberty, 2010.
Hairi Shirazi, Muhyiddin, Mans Dual Inclination; An Islamic Approach. Diterj. Eti Triana dan Ali Yahya, Tikai Ego dan Fitrah, Jakarta: Al-Huda, 2010.
Halim Uweis, Abdul, Koreksi Terhadap Ummat Islam, Jakarta: Darul Ulum, 1989
Ihsan, A. Fuad, Filsafat Ilmu, Jakarta: Rineka Cipta, 2010.
Inu Kencana Syafiie, Pengantar Filsafat (Bandung : Rafika Aditama), 2007.
Jerome R Ravertz, The Philosophy of Science (Oxford University Press, 1982) diterj. Saut Pasaribu, Filsafat Ilmu Sejarah & Ruang Lingkup Bahasan, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009).
Keraf, A. Soni dan Mikhael, Dua Ilmu Pengetahuan; Sebuah Tinjauan Filosofis, Yogyakarta: Kanisus, 2001.
Kementerian Agama RI, Al-Quran Dan Terjemahannya, Jakarta: PT. Sinergi Pustaka Indonesia, 2012
Kuntowijoyo, Paradigma Islam, Interpretasi Untuk Aksi, Bandung, Mizan, 1991.
Kuntowijoyo, Islam Sebagai Ilmu, Jakarta: Penerbit: Teraju, 2005.
Mahmud Abdul Wahab Fayid, Syeikh, Al-Tarbiyah Fie Kitab Allah, diterjemahkan oleh Judi Al.Falasany, “Pendidikan Dalam Alquran†Semarang: Penerbit CV.Wicaksana, 1989.
Nata, Abuddin, at.al. Integrasi Ilmu Agama dan Ilmu Umum, Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada, 2005.
Paradigma devirahman.wordpress.com/2009/pengertian-paradigma/akses, 17-02-2013
K.Denzin, Norman dan Yuonna S.Lincoln, Handbook of qualitative Research, Thousand OAKS: SAGE publications, 1994.
Russell, Bernard, History of Western Philosophy and its Connection with Political and Social Circumstances From the Earliest Time to Present Day, London: George Allen and UNWIN, 1946. Diterj. Sigit Jatmiko dkk., Sejarah Filsafat Barat; dan Kaitannya dengan Kondisi Sosial-Politik dari Zaman Kuno Hingga Sekarang, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007.
Said, Nurman, at. al, Sinergi Agama dan Sains, (ed) (Makassar: Alauddin Press, 2005
Saut Pasaribu, Filsafat Ilmu Sejarah & Ruang Lingup Bahasan,Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.
Shihab, M. Quraish, Membumikan Alquran, Bandung: Penerbit Mizan, 1992.
Shihab, M.Quraish, Wawasan AI-Quran: Tafsir Maudu’i atas Berbagai Persoalan Umat, Bandung: Mizan, 2001
Sidharta, Arif,.Apakah Filsafat Dan Filsafat Ilmu Itu, Bandung: Pustaka Sutra, 2008.
Soetriono dan Rita Hanafi, Filsafat Ilmu dan Metodologi Penelitian,Yogyakarta: ANDI, 2007.
Suhartono, Suparlan, Filsafat Ilmu Pengetahuan; Persoalan Eksistensi dan Hakikat Ilmu Pengetahuan, Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2008.
Surajiyo, Filsafat Ilmu; Suatu Pengantar, Jakarta: Bumi Aksara, 2008 Lihat. A. Soni Keraf dan Mikhael Dua, Ilmu Pengetahuan; Sebuah Tinjauan Filosofis, Yogyakarta: Kanisus, 2001.
S Suriasumantri, Jujun, Filsafat Ilmu; Sebuah Pengantar Populer, Jakarta: Sinar Harapan, 2001.
Tafsir, Ahmad, Filsafat Ilmu; Mengurai Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Pengetahuan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2010.
Winoto, Andre, Augistine’s Theory of Knowledge (www.buletinpillar.org, 19-02-2013).
Zamroni, Pengantar Pengembangan Teori sosial, Yogyakarta: Tiara Wacana,1992.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Rausyan Fikr Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia as the publisher of the journal.Rausyan Fikr right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Rausyan Fikr. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Rausyan Fikr. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).