Different Perspectives on Early Childhood Education Curriculum: A Comparison of Experts’ Views

Penulis

  • Lathipa Hasanah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Athaya Nadine Zahira UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Farsya Nabila Putri UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Nur Tiara Indah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Evelyna Iffah Dinayah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.31000/ceria.v15i1.14197

Kata Kunci:

Perspectives, Early Childhood Education Curriculum, Experts

Abstrak

This study aims to explore in depth the diverse perspectives of education experts on the Early Childhood Education (ECE) curriculum through a literature review approach. The analysis focuses on variations in curriculum approaches shaped by the philosophical backgrounds and sociocultural contexts of each figure. This study employed a qualitative method, using documentation techniques as the primary tool for data collection. The findings indicate that each expert contributes differently to the development of the ECE curriculum. Montessori emphasizes children’s freedom within a structured framework; Ashton-Warner prioritizes experience and local culture; Pratt foregrounds constructive play; Kamii and DeVries focus on constructivism-based exploration; Bereiter supports flexible, interest-based learning; while Engelmann proposes a systematic instructional approach. These findings suggest that the ECE curriculum should be designed contextually and comprehensively by considering children’s individual developmental needs. This study recommends integrating theory and practice as a foundation for developing an ECE curriculum that is relevant and adaptable to various educational contexts.

Referensi

Adi Walujo & Listyowati. (2017). Kompendium Pendidikan Anak Usia Dini . Depok: Prenamedia Group.

Arifudin. (2021). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini . Bandung: Widina Bhakti Persada Bandung.

Atikah. (2023). Kurikulum Pembelajaran Anak Usia Dini. Makassar: Mitra Ilmu.

Diana & Mesiono. (2016). Dasar- Dasar Pendidikan Anak Usia Dini (Mewujudkan Sumber Daya Manusia Keunggulan). Medan: Perdana Publishing.

Dista. 2020. Manajemen Pendirian Taman Kanak-Kanak (Studi Kasus di TK Fastrack Funschool Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha 8(2). DOI: https://doi.org/10.23887/paud.v8i2.22582

Evi, Y., & Lukman, D., dkk. (2022). Perkembangan Kurikulum Sekolah Dasar Di Indonesia dan Perbedaan dengan Kurikulum Di Beberapa Negara. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 11(3) hal 97. DOI: http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v11i3.7271

Halimah. (2016). Pengembangan Kurikulum PAUD. Bandung : Refika Aditama.

Hasanah et al. (2024). Gagasan Kurikulum PAUD Menurut Perspektif Ahli. Jurnal Pendidikan Tambusai 8(2) 19100-191002. DOI: https://doi.org/10.31004/jptam.v8i2.15188

Istiana. (2014). Konsep-Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Didaktika 20(2) 94. DOI: http://journal.umg.ac.id/index.php/didaktika/article/view/61

Fahmi & Wardah Ningsih. (2021). Eksistensi Model Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini. Mitra Ash-Shibyan: Jurnal Pendidikan dan Konseling 4(1) 2. DOI: https://doi.org/10.46963/mash.v4i01.230

Kamii & Devries. (1975). Why Group Games? A Piagetian Perspective. Urbana : College of Education, University of Illinois.

Kamii & Devries. (1973). Piaget-Based Curriculum for Early Childhood Education: The Kamii-DeVries Approach. Chicago: University of Illinois.

Khasanah. (2022). Pengembangan Kurikulum Pendidikan: Inovasi dan Telaahnya . Surakarta: Tahta Media Group.

Kirana, A., & Dewi, N, F, K. (2018). Penerapan Metode Montessori Untuk Anak Down Syndrome. “Ceriaâ€: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini 8(1) hal 52. DOI: http://dx.doi.org/10.31000/ceria.v8i1.1175

Ndeot. (2019). Pentingnya Pengembangan Kurikulum di PAUD. Jurnal Lonto Leok 1(2) 31. DOI: http://unikastpaulus.ac.id/jurnal/index.php/jllpaud/article/view/335

Nur Afifah & Kuswanto. (2020). Membedah Pemikiran Maria Montessori pada Pendidikan Anak Usia Dini. PEDAGOGI: Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini 6(2) 60-61. DOI: https://doi.org/10.30651/pedagogi.v6i2.4950

Purnama et al. (2022). Kurikulum dan Pembelajaran PAUD. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Rachmi, T & Hidayah, D, N. (2022). Upaya Meningkatkan Kemampuan Berhitung Melalui Permainan Congklak pada Anak Usia 5-6 Tahun Di RA AL-HUSNA Kecamatan Ciledug Kota Tangerang. “Ceriaâ€: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini 11(1) hal 32. DOI: http://dx.doi.org/10.31000/ceria.v11i1.6637

Ratih Damayanti et al. (2022). Manajemen Kurikulum Taman Kanak-Kanak Kurikulum Islamic Montessori (Studi Kasus di TK Budi Mulia dua Sedayu Yogyakarta Tahun Pelajaran 2021/2022). Jurnal PAUD Agapedia, 6(1) 43. DOI: https://doi.org/10.17509/jpa.v6i1.48098

Rohmat. (2019). Kurikulum dalam Tinjauan Filsafat Rekonstruksianisme. Insania: Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan 24(2) 253-258. DOI: https://doi.org/10.24090/insania.v24i2.3078

Siti Fujiawati. (2016). Pemahaman Konsep Kurikulum dan Pembelajaran dengan Peta Konsep bagi Mahasiswa Pendidikan Seni. Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni 1(1) 19. DOI: https://dx.doi.org/10.30870/jpks.v1i1.849

Suparman. (2020). Kurikulum dan Pembelajaran. Purwodadi: CV. Sarnu Untung.

Supriatna & Nurbaeti. (2021). Peningkatan Kemampuan Berhitung melalui Permainan Balok Angka pada Kelompok B RA Al-Hikmah Cibeureum Tahun Ajaran 2019/2020. Jurnal Pendidikan Mutiara 6(1) hal 36-37. DOI: https://ejurnal.stkipmutiarabanten.ac.id/index.php/jpm/article/view/42/46

Susanto, A, P., & Fitria, E. (2018). Upaya Meningkatkan Konsep Bilangan Melalui Puzzle Angka Pada Anak Usia 4-6 Tahun. “Ceriaâ€: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini 7(2) hal 1-2. DOI: http://dx.doi.org/10.31000/ceria.v7i1.559

Tri Wahyuningsih et al. (2022). The Analisis Kurikulum Montessori dan Kurikulum Anak dalam Konsep Islam. Stimulus: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 2(2) hal 80. DOI: https://doi.org/10.53863/sti.v2i2.532

Yusuf. (2020). Strategi Pembelajaran Biologi. Mataram: Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram.

Diterbitkan

2026-02-24