PERENCANAAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 UNTUK PENGHEMATAN BEBAN PAJAK PENGHASILAN BADAN (STUDI KASUS PADA PT XY)
DOI:
https://doi.org/10.31000/competitive.v6i2.4473Abstrak
Laba merupakan orienteasi utama sebuah perusahaan, sama halnya dengan PT XY mempunyai tujuan memperoleh laba sebesar-besarnya, seiring peningkatan laba yang dihasilkan, perusahaan memiliki kewajiban melakukan pembayaran pajak sehingga menimbulkan hubungan berbanding lurus antara pencapaian laba dengan pembayaran beban pajak. Hal inilah yang mendorong untuk merencanakan penghematan pajak yang dibayar. Analisis deskriptif digunakan penelitian ini. Laporan laba rugi, laporan dari daftar rincian gaji karyawan yang bersifat tetap di tahun 2015, dan data profil perusahaan dijadikan sebagai data utama yang dipakai dalam riset ini. Teknik pengumpulan data memakai teknik dokumentasi atas data yang digunakan yang sudah dibahas sebelumnya. Penghematan pajak menggunakan tiga metode perencanaan pajak. Perencanaan pajak dengan metode pertumbuhan bruto paling cocok untuk PT XY. Fakta membuktikan bahwa penerapan metode kenaikan margin laba kotor sanggup meminimalisir beban pajak penghasilan yang akan dibayarkan perusahaan kepada negara sebesar Rp 1.621.953.267. Tidak hanya itu, implementasi metode pertumbuhan bruto menyebabkan laba komersil setelah pajak perseroan meningkat di angka Rp 4.966.510.162 dan menyebabkan perusahaan menghasilkan laba yang meningkat sebanyak Rp 29.988.633.
Referensi
Judisseno, Rimsky K. 2005. Pajak dan Strategi Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Mardiasmo. 2006. Perpajakan Edisi Revisi 2006. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Nazir, Muhammad. 2011. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.
Suandy, Erly. 2008. Perencanaan Pajak Edisi Empat. Jakarta: Salemba Empat.
Zain, Mohammad. 2005. Manajemen Perpajakan. Jakarta: Salemba Empat.
Suwardi, Aprillia K. 2010. Perencanaan PPh 21 Karyawan Untuk Penghematan Pembayaran
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Â
The authors who publish in this journal agree to the following terms:
Â
The authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, with the work simultaneously licensed under a Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY) that allows others to share the work with acknowledgment of the work’s authorship and its initial publication in this journal.
Â
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (for example, posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with acknowledgment of its initial publication in this journal.
Â
Authors are permitted and encouraged to post their work online (for example, in institutional repositories or on their personal websites) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges as well as earlier and greater citation of the published work (see The Pengaruh Akses Terbuka ).
Â
The Competitive Journal of Accounting and Finance applies the CC-BY-SA license or its equivalent as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works.
Â
In developing strategies and setting priorities, the Competitive Journal of Accounting and Finance of Muhammadiyah University of Tangerang recognizes that free access is better than paid access, gratis access is better than restricted access, and libre under CC-BY-SA or its equivalent is better than libre under more restrictive open licenses. We must achieve what we can when we can. We must not delay achieving freedom in order to reach libre, and we must not stop at freedom when we can achieve libre.