PEMBELAJARAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Yus Mochamad Cholily, Windy Tunas Putri, Putri Ayu Kusgiarohmah

Abstract


Saat ini kita telah memasuki era industri generasi ke empat. Ciri khas revolusi generasi ini adalah banyaknya tenaga manusia yang sudah digantikan oleh robot yang telah dikendalikan oleh komputer. Dunia pendidikan tentunya mempunyai tantangan tersendiri dalam menyikapi perubahan ini. Oleh karena itu, diperlukan reformulasi proses pembelajaran baik di sekolah maupun di luar sekolah. Pemanfaatan teknologi tentunya tidak bisa dihindari karena memang sudah zamannya. Guru senantiasa dituntut untuk update tentang perubahan ini agar mampu menyiapkan siswa menghadapi perubahan ini. Salah satu hal penting adalah pembelajaran berbasis HOTS sudah menjadi keharusan agar siswa terbiasa berpikir kritis sehingga mampu mengembangkan kreatifitasnya. Pembelajaran matematika merupakan sarana penting dalam menumbuhkan berpikir yang HOTS. Belajar matematika secara umum mengarah kepada proses berpikir tingkat tinggi. Selama proses pembelajaran guru seyogyanya merancang proses yang mampu menumbuhkan kreatifitas yang tinggi. Oleha karena itu guru dan siswa harus paham karakteristik matematika secara benar.


Full Text:

PDF

References


Adiputri, R. D. (2014). The Dutch Legacy in the Indonesian Parliament. Journal of Political Sciences & Public Affairs, 2(2).

Amar, S. (2017). Perjuangan Gender dalam Kajian Sejarah Wanita Indonesia pada Abad XIX. Fajar Historia, 1(2), 105–119.

Aminah. (2015). Pemikiran Kartini terhadap Pendidikan Perempuan dalam Prespektif Pendidikan Islam. Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam, 4(1).

Anggraeni, C. W. (2018). Promoting Education 4 . 0 in English for Survival Class : What are the Challenges ? Metathesis, 2(1), 12–24.

Budiman, H. (2017). Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 31–43.

Dinni, H. N. (2018). HOTS ( High Order Thinking Skills ) dan Kaitannya dengan Kemampuan Literasi Matematika. Prisma: Prosiding Seminar Nasional Matematika, 1, 170–176.

Hanum, N. S. (2013). Keefektifan E-Learning sebagai Media Pembelajaran (Studi Evaluasi Model Pembelajaran E-Learning SMK Telkom Sandhy Putra Purwokerto). Jurnal Pendidikan Vokasi, 3(1), 90–102.

Hermawan, A. (2018). Representasi Semboyan Edukasi Ki Hajar Dewantoro dalam Kajian Semantik (Pendekatan Behavioral). JPE: Jurnal Pendidikan Edutama, 5(2), 49–54.

Hidayati, A. U. (2017). Melatih Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi dalam Pembelajaran Matematika pada Siswa Sekolah Dasar. Terampil: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 4(2), 143–156.

Ishak, M. (2008). Laporan Sistem Pembayaran dan Pengedaran Uang 2008.

Liao, Y., Loures, E. R., Deschamps, F., Brezinski, G., & Venâncio, A. (2018). The Impact of The Fourth Industrial Revolution : a Cross-Country/Region Comparison. Production ProducâO, 28, 1–18.

Muhasim. (2017). Pengaruh Tehnologi Digital , Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik. Palapa: Jurnal Studi Keislaman Dan Ilmu Pendidikan, 5(2), 53–77.

Mustikawati, C. (2015). Pemahaman Emansipasi Wanita (Studi Hermeneutika Makna Emansipasi Wanita dalam Pemikiran R. A. Kartini pada Buku Habis Gelap Terbitlah Terang). Jurnal Kajian Komunikasi, 3(1), 65–70.

Nasir, M. (2017). Peraturan Menteri riset, teknologi, dan pendidikan tinggi republik indonesia, Nomor 55 Tahun 2017 tentang Standar Pendidikan Guru.

Niel, X. (2013). 42. Retrieved from https://www.42.fr

Niel, X. (2016). 42. Retrieved from https://www.42.us.org

Prasetyo, B., & Trisyanti, U. (2018). Revolusi Industri 4.0 dan Tantangan Perubahan Sosial. In Prosiding Semateksos 3 “Strategi Pengembangan Nasional Menghadapi Revolusi Industri 4.0” (pp. 22–27).

Setiawan, W. (2017). Era Digital dan Tantangannya. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan 2017 (pp. 1–9). Sukabumi: FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi.

Sudrajat. (2007). Kartini: Perjuangan dan Pemikirannya. Mozaik: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(1).

Supardan, D. (2008). Menyingkap Perkembangan Pendidikan Sejak Masa Kolonial hingga Sekarang: Perspektif Pendidikan Kritis. Generasi Kampus, 1(2), 96–106.

Susilo, S. V. (2018). Refleksi Nilai-Nilai Pendidikan Ki Hadjar Dewantara dalam Upaya-Upaya Mengembalikan Jati Diri Pendidikan Indonesia. Jurnal Cakrawala Pendas, 4(1).

Syamsuar, & Reflianto. (2018). Pendidikan dan Tantangan Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi di Era Revolusi Industri 4.0. E-Tech: Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 6(2).

Taryono, E. (2018). Pengembangan PT Menuju Era Revolusi Industri 4.0: Tantangan dan Harapan melalui Peningkatan Perlindungna Kekayaan Intelektual.

Wijayanto, S. (2017). Peran Modal sosial dalam Implementasi Konsep Pemikiran Ki Hadjar Dewantara di SD Taman Muda Yogyakarta. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 5(1), 101–113.

Yudhoyono, S. B. (2005). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.




DOI: http://dx.doi.org/10.31000/cpu.v0i0.1674

Article Metrics

Abstract - 34080 PDF - 25854

Refbacks

  • There are currently no refbacks.