HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN FIKES UMT TA 2017/2018
DOI:
https://doi.org/10.31000/imj.v3i1.3253Abstract
Keberhasilan pendidikan dapat dievaluasi atau dilihat dari prestasi belajar yang telah dicapai. Prestasi belajar disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kecerdasan emosi. Seseorang yang memiliki kecerdasan emosi dalam keadaan apapun akan dapat menggunakan seluruh potensi yang dimilikinya secara efektif untuk meningkatkan hasil prestasi belajarnya. Tujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi dengan prestasi belajar pada mahasiswa semester IV Prodi DIII Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Tangerang. Penelitian ini bersifat deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 139 mahasiswa. Sampel yaitu 100 mahasiswa dengan menggunakan proposional random sampling.. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala kecerdasan emosi dan dokumentasi atau arsip Kartu Hasil Studi (KHS) mahasiswa. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan SPSS 19. Hasil p-value < 0,05, ini berarti terdapat hubungan antara kemampuan mengenali emosi, mengelola emosi, memotivasi diri, dan mengenali emosi orang lain dengan prestasi belajar namun tidak terdapat hubungan antara membina hubungan dan prestasi belajar, karena hasil p-value > 0,05References
Goleman, Daniel. (2002). Emitional
Intelligence (terjemahan). Jakata : PT Gramedia Pustaka Utama.
Goleman, Daniel. (2000). Working With
Emotional Intelligence (terjemahan). Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.
Gottman, John. (2001). Kiat-kiat
Membesarkan Anak yang Memiliki Kecerdasan Emosional (terjemahan). Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.
Hartanti. Yuwanto, L., Pambudi, I., Zaenal, T.,
Lasmono, H. (2004). Aspek Psikologi dan Pencapaian Prestasi Atlet nasional Indonesia.Anima Indonesian Psycological Journal.
Imron, Moch. (2010). Metodologi Penelitian
Bidang Kesehatan. Jakarta : CV Sagung Seto
Muhibbin, Syah. (2010). Psikologi Pendidikan
dengan Suatu Pendekatan baru. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
Ngalim, Purwanto. (2010). Penilaian Hasil
Proses Belajar Mengajar. Cetakan ke dua puluh empat. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Rob yeung, (2009). Emotional Inteligence:
The New Rules. Jakarta: Publishing One.
Rahmawati Sukma, Frenty (2010). Hubungan
Antara Kecerdasan Emosional dengan Prestasi Belajar Pada Mahasiswa D IV Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Skripsi: Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta
Sardiman. (2001). Interaksi dan Motivasi
Belajar Mengajar. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada
Saifuddin Azwar, (2002). Pengantar Psikologi
Inteligensi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.
Sia, Tjundjing. (2001). Hubungan Antara IQ,
EQ, dan QA dengan Prestasi Studi Pada Siswa SMU. Jurnal Anima Vol.17 no.1
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian
Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : CV. Alfabeta
Sumadi, Suryabrata. (2006). Psikologi
Kepribadian. Jakarta : PT Rajawali Pers.
Sumadi, Suryabrata. (2008). Metodologi
Penelitian. Cetakan sebelas. Jakarta : PT Rajawali Pers.
Timang, S.L. (2006).Pendidikan dan Manusia
from www.Ipmak.org diakses 5 Februari 2012
Tu'u, T. (2004). Peran Disiplin Pada Perilaku
dan Prestasi Siswa. Jakarta: PT.Grasindo,
Wijaya, Toni (2012). Cepat Menguasai SPSS
Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka.