Peran Wakaf Masjid dalam Pengembangan Ekonomi Umat
DOI:
https://doi.org/10.31000/almaal.v6i2.14449Kata Kunci:
Wakaf Masjid, filantropi Islam, pemberdayaan ekonomi, ManajemenAbstrak
Mosques serve functions beyond mere places of worship, notably through mosque waqf (endowments) as a form of Islamic philanthropy. This study examines the significant role of mosque waqf in developing the Muslim community's economy, emphasizing how effective waqf management can enhance societal welfare. Employing a qualitative-descriptive approach, this research conducts a literature review of sources related to waqf and the Muslim economy. Findings indicate that mosque waqf holds substantial potential as an instrument for economic empowerment—such as through the productive utilization of waqf assets for funding micro-enterprises, education, and social services. However, this potential remains underutilized due to traditional management practices limited to religious functions. The study concludes that innovative, professional, accountable, and Sharia-compliant management of mosque waqf is essential to enable waqf funds and assets to contribute effectively to poverty alleviation and the enhancement of community welfare.
Â
Keywords: Mosque Waqf; Islamic Philanthropy; Economic Empowerment; Community WelfareReferensi
Al-Ghazi, A. A. M. bin Q. (2014). Fathul Qarib Jilid 2, terj. . (M. . H. Hamim, Penerj.). Lirboyo: Santri Salaf Pres.
Astaruddin, T. (2025, Maret 11). Bagunlah, Wahai Raksasa Keuangan Syariah - Badan Wakaf Indonesia. Diambil 16-05-2025 dari https://www.bwi.go.id/11107/2025/03/11/bagunlah-wahai-raksasa-keuangan-syariah/
Az-Zuhaili, W. (1984). al-Fiqh al-IslÄmÄ« wa Adillatuhu (I, Vol. 8). Damaskus: DÄr al-Fikr.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2025, Januari 15). Persentase Penduduk Miskin September 2024 turun menjadi 8,57 persen. - Badan Pusat Statistik Indonesia. Diambil 16-05-2025 dari https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2025/01/15/2401/persentase-penduduk-miskin-september-2024-turun-menjadi-8-57-persen-.html
BKM Pusat. (2000). FIQIH MASJID. Jakarta: Bimas Islam dan Urusan Haji.
CNBC Indonesia. (2025, Maret 12). Daftar Negara Berpenduduk Muslim Terbesar di Dunia, RI Nomor Berapa? Diambil 16-05-2025 dari https://www.cnbcindonesia.com/research/20250312121233-128-617886/daftar-negara-berpenduduk-muslim-terbesar-di-dunia-ri-nomor-berapa
Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag. (2025). Data Tanah Wakaf. Diambil dari https://siwak.kemenag.go.id/siwak/index.php
Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah - Kemenag RI. (2024, Desember 3). Jumlah Masjid dan Mushalla di Indonesia Berdasarkan Tipologi. Diambil 16-05-2025 dari https://www.instagram.com/urusanislam/p/DDGJWCAJyeW/
Dirjen Bimas Islam Kemenag RI. Keputusan Dirjen Bimas Islam No. DJ.II /802/2014 Tentang Standar Pembinaan Manajemen Masjid (2014). Indonesia. Tersedia pada: https://drive.google.com/file/d/1vuO-7TEnMW_kIXPum60W8F7Vr1FE9Z1q/view
DMI. (2023, Maret 3). DMI & BWI Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Wakaf Masjid - PC DMI Jatiasih. Diambil 25-04-2025 dari https://dmijatiasih.or.id/dmi-bwi-kerja-sama-percepatan-sertifikasi-wakaf-masjid/
Dompet Dhuafa. (2023, Januari 16). 5 Pilar Masjid Pemberdaya yang Harus Dijalankan. Diambil 23-04-2025 dari https://www.dompetdhuafa.org/5-pilar-masjid-pemberdaya-yang-harus-dijalankan-oleh-takmir-masjid/
Harul, R. (2013). Wakaf Berbasis Masjid untuk Mengurangi Angka Kemiskinan. Jurnal Mazahib , 11(I), 47–58. https://doi.org/https://doi.org/10.21093/mj.v11i1.117
Imam Teguh Saptono (BWI), & Kementerian PPN/ Bappenas/KNKS. (2019). Peluang dan Tantangan Wakaf di Era 4.0. Insight Buletin EKonomi Syariah, 4, 5–6. Diambil dari https://kneks.go.id/storage/upload/1569306459-KNKS%20Edisi%20Keempat%20-%20September.pdf
Kasdi, A., & Moerdiyanto. (2014). Pemberdayaan Wakaf Produktif Berbasis Wirausaha (Ke-3). Yogyakarta: Idea Pres.
LPMQ - Kementerian Agama. (2021, Januari 27). Quran Kemenag in Word (QKIW). Jakarta.
Majlis Ulama Indonesia (MUI). Fatwa MUI No 2/ 2002 Fatwa Tentang Wakaf Uang (2002). Jakarta: Fatwa Uang MUI.
Presiden Republik Indonesia. Undang-undang (UU) Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf (2024). Jakarta, Indonesia.
Rahmah, N. F. (2021). Manajemen Pengembangan Wakaf Era Digital Dalam Mengoptimalkan Potensi Wakaf, 14(2), 139–154. https://doi.org/https://doi.org/10.47411/al-awqaf.v14i2.153
Tanjung, H. (2022). Wakaf dan ekonomi syariah : Isu-isu kontemporer (1 ed.). Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Usman, S., & Arifin, H. B. (2001). Hukum Islam: Asas-Asas dan Pengantar Studi hukum Islam dalam Tata Hukum Indonesia. Jakarta: Gaya Media Pratama. Diambil dari https://books.google.co.id/books?id=BnKfAAAACAAJ
Wakil Presiden Republik Indonesia. (2022, April 25). Wapres Tekankan Pentingnya Sertifikasi Tanah Wakaf - Wakil Presiden Republik Indonesia. Diambil 14-05-2025 dari https://www.wapresri.go.id/wapres-tekankan-pentingnya-sertifikasi-tanah-wakaf/
Winosa, Y. (2023, September 4). Indonesia’s key initiatives in waqf financing | Salaam Gateway - Global Islamic Economy Gateway. Diambil 16-05-2025 dari https://salaamgateway.com/story/indonesias-key-initiatives-in-waqf-financing
Yusuf Al-Qaradawi. (1999). Fiqh Az Zakat (1 ed.). Dar Al Taqwa Ltd.
Zoni Saeful Mubarok, A. (2021). The Literacy of Cash Waqf based on Mosque (Literasi Wakaf Uang Berbasis Masjid). Jurnal Bimas Islam, 14(1), 134–160.
Zuhri, A., Zulheddi, & Sahbudi. (2023). Pemberdayaan Aset Wakaf : Mewujudkan Masjid Mandiri Di Kota Medan.kbk (1 ed.). Yogyakarta: Diandra. Diambil dari https://bintangpusnas.perpusnas.go.id/konten/BK70709/pemberdayaan-aset-wakaf-mewujudkan-masjid-mandiri-di-kota-medan-kbk
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors grant the journal right to publish the work licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
Penulis memberikan kepada jurnal al maal hak untuk menerbitkan karya yang dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini