Pengaruh Olah Raga Jalan Kaki terhadap Penurunan Tingkat Depresi pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3
DOI:
https://doi.org/10.31000/jiki.v2i1.5712Abstract
Depresi adalah salah satu bentuk gangguan jiwa pada alam perasaan (afektif, mood). Olah raga jalan kaki dapat mencegah depresi, membuat lansia menjadi lebih rileks dan tenang. Penelitian ini di lakukan di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 Jakarta Selatan bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat depresi pada lansia sesudah dilakukan olah raga jalan kaki dengan jumlah 36 responden. Pada penelitian ini menggunakan desain Pre-Eksperiment dengan pendekatan pretest – posttest design. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Inklusi yaitu lansia yang tinggal menetap di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 Jakarta Selatan, lansia dengan kecenderungan depresi berdasarkan Screening Geriatric Depression Scale (GDS), lansia yang tidak menggunakan obat anti depresi, dan dapat kooperatif selama penelitian. Eksklusi yaitu lansia yang mengalami depresi berat, lansia yang mengkonsumsi obat, lansia yang mengalami gangguan psikotik. Hasil Uji Chi-square menunjukkan ada pengaruh tingkat depresi sesudah dilakukan olah raga jalan kaki dimana nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Ada pengaruh signifikan tingkat depresi pada lansia sebelum dan sesudah dilakukan olah raga jalan kaki di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 Jakarta Selatan pada Tahun 2016. Saran. Olah raga jalan kaki dapat dijadikan terapi non farmakologis bagi lansia yang mengalami depresi.
Kata Kunci: depresi; jalan kaki; lansia
Depresi adalah salah satu bentuk gangguan jiwa pada alam perasaan (afektif, mood). Olah raga jalan kaki dapat mencegah depresi, membuat lansia menjadi lebih rileks dan tenang. Penelitian ini di lakukan di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 Jakarta Selatan bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat depresi pada lansia sesudah dilakukan olah raga jalan kaki dengan jumlah 36 responden. Pada penelitian ini menggunakan desain Pre-Eksperiment dengan pendekatan pretest – posttest design. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Inklusi yaitu lansia yang tinggal menetap di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 Jakarta Selatan, lansia dengan kecenderungan depresi berdasarkan Screening Geriatric Depression Scale (GDS), lansia yang tidak menggunakan obat anti depresi, dan dapat kooperatif selama penelitian. Eksklusi yaitu lansia yang mengalami depresi berat, lansia yang mengkonsumsi obat, lansia yang mengalami gangguan psikotik. Hasil Uji Chi-square menunjukkan ada pengaruh tingkat depresi sesudah dilakukan olah raga jalan kaki dimana nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Ada pengaruh signifikan tingkat depresi pada lansia sebelum dan sesudah dilakukan olah raga jalan kaki di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 Jakarta Selatan pada Tahun 2016. Saran. Olah raga jalan kaki dapat dijadikan terapi non farmakologis bagi lansia yang mengalami depresi.
Kata Kunci: depresi; jalan kaki; lansia
References
Ambardini, R. L. (2010). Aktivitas fisik pada lanjut usia. Staf Pengajar FIK, Universitas Negeri Yogyakarta.
Ansoni, F. Z (2014). Pengaruh Senam Lanjut Usia Terhadap Penurunan Tigkat Depresi di Posyandu Abadi IV Kartasura. Azizah, L. M. (2011). Keperawatan Lanjut Usia. Yogyakarta : Graha Ilmu
Azwar, A.(2014). Metodologi Penelitian Kedokteran & Kesehatan Masyarakat.Jakarta : Binarupa Aksara Bandiyah, S. (2009). Lanjut Usia Dan Perawatannya. Jakarta : Salemba Medika. Brasco, J. C. dkk. (2014). Physical benefits and reduction of depression symptoms among the elderly: result from the Portuguese “National walking programâ€
Dahlan, M. (2011). Statistika Untuk Kedokteran Dan Kesehatan. Jakarta : Salemba Medika
Daley, D. (2014). 30 Menit untuk Bugar & Sehat.Jakarta : PT Bhuana Ilmu Populer Etnier, J. L, dkk. (2000). The Effects of Exercise on Mood in Older Adults: A Meta-Analytic Review.
Haby, M. M, dkk. (2005). Cognitive behavioural therapy for depression, panic disorder and generalized anxiety disorder: ameta-regression of factors that may predictoutcome.
Hastono, P. S. (2007). Statistik Kesehatan. Jakarta : Rajawali Pers
Hawari, D. (2013). Manajemen Stres, Cemas dan Depresi. Jakarta : Balai Penerbit FKUI
Hayati.(2013). Manfaat olahraga pada lansia Vol.II.Tenaga Pengajar Pendidikan dan Kepelatihan Olahraga Universitas Adu Buana Surabaya).
Hidayat, A. A. (2009). Metode Penelitian Keperawatan Dan Teknik Analisa Data.Jakarta : Salemba Medika.
Hidayat, N. (2015). Efektifitas olahaga jalan kaki terhadap penurunan depresi pada lansia di Panti Werdha Lawang.
Ibrahim, S. A. (2011). Gangguan Alam Perasaan. Ciputat, Tangerang : Jelajah Nusa.
Ilkafah.(2004). Pengaruh latihan fisik (senam lansia) terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi ringan – sedang di Direktorat UNBRAW Malang.
Junaidi, S. (2011).Pembinaan Fisik Lansia melalui Aktivitas Olahraga Jalan Kaki.
Kementerian Kesehatan. (2013). Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan di Indonesia.www. Depkes.go.id. pada tanggal 15 Mei 2015.
Lubis, N. L. (2009). Depresi Tinjauan Psikologis. Jakarta : Kencana.
Maryam, S. (2008). Mengenal Usia Lanjut Dan Perawatannya. Jakarta : Salemba Medika.
Mokhtari, M. dkk. (2012). The effects of 12 week pilates exercises on depression and balance associated with falling in the elderly. Departement of Sport Sciences. Iran: University of Isfahan.
Notoadmodjo, S. (2005). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rhineka Cipta.
Potter & Perry. (2005). Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses, dan Praktik Vol 1 edisi 4. Jakarta : EGC.
Prentice, William E. (2004).GET FIT STAY FIT, THIRD EDITION. New York : The
McGrraw-Hill Companies. Rushdie.(2009). Cara Mudah Hidup Sehat Tanpa Zat-Zat Kimia.Jogyakarta : Garailmu.
Stanley, M. & Beare, G. (2012).Buku ajar keperawatan gerontik Edisi 2. Jakarta: EGC.
Tamher, S. N. (2009).Kesehatan Lanjut Usia dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika Tegawati, L. M. Dkk (2011). Pengaruh senam lansia terhadap penurunan tingkat depresi pada orang lanjut usia. (Prodi Psikologi FK UNS). 3
Yosep, I. 2008. Keperawatan Jiwa. Bandung : Reflika Adi
Downloads
Published
Issue
Section
License
Creative Common Attribution-ShareAlike 4.0 International License
All articles published in Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI) are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This license allows others to:
- Share: Copy and redistribute the material in any medium or format.
- Adapt: Remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution: You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike: If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
For more information about this license, please visit the Creative Commons website.