Hubungan Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu Dengan Pertumbuhan Dan Perkembangan Bayi Di Posyandu Edelweis Pinang Kota Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.31000/jiki.v2i1.5716Abstract
Latar belakang: Makanan Pendamping ASI adalah makanan tambahan yang diberikan kepada bayi disamping ASI untuk memenuhi gizinya. Pemberian MP-ASI di Indonesia meningkat terutama daerah pedesaan sering kita jumpai mulai diberikan beberapa hari setelah bayi lahir, kebiasaan ini kurang baik karena pemberian MP-ASI dini dapat mengakibatkan bayi lebih sering menderita diare, mudah alergi terhadap zat makanan tertentu terjadi malnutrisi, terganggunya pertumbuhan dan perkembangan. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang pemberian MP-ASI. Penelitian ini di lakukan di posyandu Edelweis Pinang Kota Tangerang bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian MP-ASI dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi dengan jumlah responden 30 bayi. Tujuan Penelitian untuk menganalisis Hubungan Pemberian MP-ASI dengan Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi. Desain Penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan pemberian MP-ASI dengan pertumbuhan bayi dimana nilai signifikansi 0,848 > 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak dan tidak ada hubungan pemberian MP-ASI dengan perkembangan bayi dimana nilai signifikasi 0,779 > 0,05. Saran: dapat digunakan sebagai informasi kepada orang tua yang memiliki bayi tentang ketepatan pemberian MP-ASI pada bayi berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi.
Â
References
Arikunto.S. ( 2006). Riset Keperawatan Dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta: Penerbit Salemba
Behrman, R.E. dkk. (2000). Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Volume 1. Diterjemahkan oleh A. Samik Wahab. Jakarta: EGC
Cahyaningsih. (2011). Pertumbuhan Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: TIM
Citra Kaunang, M.C dkk. (2016). Ejournal Keperawatan ‘Hubungan Pemberian Imunisasi Dasar Dengan Tumbuh Kembang Pada Bayi 0-1 Tahun Di Puskesmas Kembes’.Vol 4.
Dharma. (2011). Metodologi Penelitian Keperawatan. Jakarta: Trans Info Media.
Departemen Kesehtan RI. (2010). Pedoman Pemberian Makanan Bayi dan Anak, Jakarta: Depkes RI.
Departemen Kesehatan RI. (2007). Buku Pedoman Pemberian Makanan Pendamping ASI. Jakarta: Ditjen Bina Kesehatan Masyarakat dan Direktorat Bina Gizi Masyarakat
Departemen Kesehatan RI. (2006). Pedoman Umum Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Lokal. Jakarta: Depkes RI
Departemen Kesehatan RI. (2003). Hak-Hak Anak Indonesia belum Terpenuhi. Available online.
Direktorat Gizi Masyarakat. (2002). Pengukuran Berat Badan Terhadap Tinggi Badan (BB/TB).
Hapsari, E.D. (2004). Kontribusi Pentingnya Menyelamatkan Persalinan Sehatdan Buku KIA.
Hidayat, (2009). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika.
Hungu, (2007). Demografi Kesehatan Indonesia. Jakarta: Grasindo
Irianto K & Waluyo K. (2004). Gizidan Pola Hidup sehat, cetakan pertama. Bandung: Yrama Widya.
Kartika, V & Bahari, A. (2000). Pola Pemberian Makanan Anak. PGM
Kementerian Kesehatan RI. (2010). Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak.
Kementerian Kesehatan RI. (2014). Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi Dini dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar.
Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 450/SK/MENKES/VIII/2004 tahun 2004 tentang ASI Eksklusif
Narendra, M.B. (2002). Tumbuh Kembang Anak dan Remaja. Jakarta: Sagung Seto.
Notoatmodjo. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nurlaila, K. (2015). Journal perbedaan tumbuh kembang bayi usia 0-6 bulan yang diberi ASI ekslusif dengan yang diberi MP-ASI.
Proverawati, dkk. (2009). Buku Ajar Gizi Untuk Kebidanan. Jogjakarta: Nuha Medika, 2009
Riset Kesehatan Dasar (2007). Pedoman Pewawancara Petugas Pengumpul Data. Jakarta: Badan Litbangkes, Depkes RI, 2007
Rosidah. (2008). Pemberian Makanan Tambahan: Makanan untuk Anak Menyusu. Jakarta: EGC.
Soetjiningsih. (2005). Tumbuh Kembang Anak. Surabaya: Laboratorium Ilmu Kesehatan Anak Universitas Airlangga Surabaya.
Supriyono, (2008). Deteksi Dini Gangguan Perkembangan Anak. Jakarta: Rineka Cipta
Kartika, V & Bahari, A. (2000). Pola Pemberian Makanan Bayi. PGM
Waryana. (2010). Gizi Reproduksi. Yogyakarta: Pustaka Rihama
World Health Organization. (2010). Pemberian Makanan Pendamping ASI.
Wong, D.L. (2004). Pedoman Klinis Keperawatan Pediatrik. Diterjemahkan oleh Monica Ester. Jakarta: EGC.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Creative Common Attribution-ShareAlike 4.0 International License
All articles published in Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI) are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This license allows others to:
- Share: Copy and redistribute the material in any medium or format.
- Adapt: Remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution: You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike: If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
For more information about this license, please visit the Creative Commons website.