Hubungan Kecanduan Smartphone Dengan Tingkat Kecemasan Akademik Pada Remaja

Penulis

  • Novita Anggraeni Poltekkes Kemenkes Banten
  • Yunita Sari

DOI:

https://doi.org/10.31000/y9xb9f58

Abstrak

Latar Belakang: Penggunaan smartphone pada remaja semakin meningkat seiring perkembangan teknologi digital. Penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan kecanduan smartphone yang berdampak pada penurunan konsentrasi belajar, kecenderungan menunda tugas, serta meningkatnya tekanan akademik. Kondisi tersebut dapat memicu munculnya kecemasan akademik pada remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecanduan smartphone dengan tingkat kecemasan akademik pada remaja di SMKN 9 Tangerang. Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 356 siswa kelas XI SMKN 9 Tangerang. Sampel sebanyak 87 responden dipilih menggunakan probability sampling dengan metode proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner karakteristik responden, Smartphone Addiction Scale–Short Version (SAS-SV), dan kuesioner kecemasan akademik. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Sebagian besar responden mengalami kecanduan smartphone sebanyak 71 responden (81,6%). Pada variabel kecemasan akademik, kategori yang paling banyak ditemukan yaitu tidak cemas akademik dan cemas akademik sedang, masing-masing sebanyak 23 responden (26,4%). Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,010 dan r = 0,274, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kecanduan smartphone dengan kecemasan akademik pada remaja. Simpulan: Terdapat hubungan signifikan antara kecanduan smartphone dengan tingkat kecemasan akademik pada remaja dengan arah hubungan positif dan kekuatan hubungan lemah

Kata kunci: Kecanduan Smartphone; Kecemasan Akademik; Remaja

 

 

Diterbitkan

2026-09-16