Kecemasan terhadap Kejadian Insomnia Pada Lansia Di Masyarakat Desa Lebak Wangi
DOI:
https://doi.org/10.31000/jiki.v2i2.5732Abstract
Insomnia inisial merupakan salah satu jenis gangguan tidur yang didefinisikan sebagai kesulitan untuk mengawali atau memulai tidur. Seseorang yang mengalami insomnia inisial dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya kecemasan, hal ini ditandai dengan adanya ketakutan dengan sesuatu yang belum tentu terjadi. Hasil penelitian yang dilakukan menyatakan bahwa yang menyebabkan individu mengalami ketidakmampuan untuk memulai tidur salah satunya ialah memikirkan hal yang tidak jelas saat memulai tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan kecemasan dengan insomnia inisial pada lansia di masyarakat Desa Lebak Wangi Kecamatan Sepatan Timur. Desain penelitian yang digunakan yaitu analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Data yang digunakan adalah kuesioner yang sesuai dengan variabel terkait. Sampel yang diambil berjumlah 50 lansia dari keseluruhan populasi dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa 48,0% mengalami kecemasan sedang, sedangkan 52,0% mengalami kecemasan berat, dan yang mengalami insomnia inisial 52,0%, sedangkan yang tidak insomnia inisial 48,0%. Kesimpulan dengan uji statistik didapatkan nilai p value 0,01 dengan nilai signifikan p< α (0,05) yang artinya terdapat hubungan kecemasan dengan insomnia inisial pada lansia di masyarakat Desa Lebak Wangi Kecamatan Sepatan Timur. Diharapkan kepada petugas kesehatan setempat atau kader dapat mengatasi gangguan tidur yang dialami oleh lansia.
Kata Kunci: Insomnia Inisial, Kecemasan, Lansia
References
Dariah, D. E. dan Okatiranti. 2015. Hubungan Kecemasan dengan Kualitas Tidur Lansia di Posbindu Anyelir Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 3 No.2.
Darmojo. 2014. Buku Ajar Geriatri Ilmu Kesehatan Usia Lanjut, Penerbit FKUI. Jakarta.
Dharma. 2011. Metodologi Penelitian Keperawatan, Penerbit buku Kesehatan. Jakarta.
Hatmanti, M. N. dan M. Likha. 2019. Hubungan Tingkat Depresi dengan Kejadian Insomnia pada Lanjut Usia di Griya Werdha Jambangan Surabaya. Journal Health of Science Vol. 12 No. 1.
Kemenkes. 2014. Infodatin Lansia Pertumbuhan Penduduk Lansia. www.depkes.go.id. 23 maret 2019 (10:15).
Milkhatun. 2017. Hubungan antara Depresi dengan Insomnia pada Lansia di Uptd Panti Sosial Tresna Werd ha Nirwana Puri Samarinda. Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1.
Novianti, I. dan N. Pepin. 2015. Hubungan Stres dengan Insomnia pada Lansia di Desa Gambiran Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang. Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 4 No. 3.
Nursalam. 2014. Manajemen Keperawatan : Aplikasi dalam Praktik Keperawatan
Profesional, Edisi 4. Salemba Medika. Jakarta.
Vikhanti, A. A. dan A. I. Gusti. 2016. Angka Kejadian Gangguan Cemas dan Insomnia pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Wana Seraya Denpasar Bali. E-Jurnal Medika Vol. 5 No. 9.
Wahyuningrum, T., et.al. 2015. Hubungan Tingkat Depresi dengan Gangguan Tidur pada Lansia di Upt Panti Werdha Mojopahit Kabupaten Mojokerto. Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1.
Witriya, C., et.al. 2016. Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Pola Tidur Lansia di Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Nursing News Vol.1 No.2.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Creative Common Attribution-ShareAlike 4.0 International License
All articles published in Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI) are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This license allows others to:
- Share: Copy and redistribute the material in any medium or format.
- Adapt: Remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution: You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike: If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
For more information about this license, please visit the Creative Commons website.