Analisis Tata Letak Stasiun Pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Tahu Menggunakan Software Flexsim
DOI:
https://doi.org/10.31000/jim.v11i1.14353Abstrak
Salah satu UMKM Tahu di Cilegon menghadapi berbagai tantangan dalam proses produksinya, termasuk waktu tunggu yang panjang dan tata letak pabrik yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian antara hasil simulasi menggunakan software FlexSim dan data sistem nyata untuk memastikan validitas model simulasi serta memberikan rekomendasi perbaikan sistem produksi. Model simulasi dibuat berdasarkan data operasional aktual dan dianalisis melalui uji normalitas Saphiro Wilk dan uji paired t-test. Hasil uji validitas menunjukkan nilai p-value sebesar 0,7374 untuk uji normalitas dan 0,9361 untuk paired t-test, yang mengindikasikan bahwa model simulasi valid dan sesuai dengan sistem nyata. Rekomendasi perbaikan mencakup relayout tata letak stasiun kerja, optimasi aliran proses produksi, dan pengurangan bottleneck pada beberapa stasiun kerja. Implementasi dari rekomendasi ini diperkirakan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi waktu tunggu, dan meningkatkan produktivitas. Simulasi dengan layout usulan menunjukkan peningkatan efisiensi waktu dan tata letak stasiun lebih optimal dibandingkan dengan layout eksisting. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam optimalisasi proses produksi melalui pendekatan simulasi yang valid, sehingga dapat digunakan sebagai alat pengambilan keputusan untuk skenario perbaikan di masa depan.Diterbitkan
2026-05-04
Terbitan
Bagian
Articles