SOCIAL MEDIA AND ITS INFLUENCE ON TEENAGERS’ KNOWLEDGE ABOUT THE IMPACT OF PREGNANCY IN TEENAGE AGE
DOI:
https://doi.org/10.31000/2hsxdx68Abstract
Tingginya angka kehamilan remaja di Indonesia merupakan masalah serius dengan dampak Kesehatan, sosial, dan ekonomi. Media sosial berfungsi sebagai sumber informassi utama bagi para remaja. Media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan remaja modern, tetapi keakuratan informasi yang diperoleh seiring dipertanyakan. Oleh karena itu, penelitian ini sangat penting untuk memahami bagaimana media sosial dapat memengaruhi pengetahuan remaja tentang dampak kehamilan remaja.
Metode : penelitian ini menggunakan studi eksperimental kuantitatif dengan pra-test post-test. Pendekatan di antara remaja berusia 15-17 tahun yang aktif di media sosial. Menggunakan tekhnik pengambilan sampel acak bertingkat. Populasi dalam penelitian ini Adalah 137 responden adapun sampel dalam penelitia ini Adalah 52 responden. Wawancara kuantitatif juga dilakukan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang kredibilitas informasi yang mereka akses. Instrument penelitian yang digunakan yaitu kusioner online dan wawancara terbuka.
Hasil analisis data menggunakan T-test menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh pada pengetahuan remaja mengenai dampak kehamilan pada remaja. Ada perbedaan dalam pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan Pendidikan Kesehatan dalam bentuk edukasi tentang media sosial dan pengaruhnya terhadap perubahan pengetah8uan remaja mengenai dampak kehamilan pada masa remaja dengan nilai p (0.000) < 0.05 atau nilai Z hitung (6.113)> table Z (1.96).
Kesimpulan: Media sosial memainkan peran penting dalam kehidupan remaja sebagai sarana komunikasi dan akses informasi, tetapi juga menimbulkan resiko ketergantungan dan keterampilan penyaringan informasi yang buruk. Studi ini menunjukkan bahwa media sosial secara signifikan mempengaruhi perubahan Tingkat pengetahuan remaja mengenai dampak kehamilan remaja, menunjukkan bahwa Pendidikan yang tepat melaui media sosial dapat menjadi strategi yang efekktif untuk meningkatkan pemahaman mereka
Â
The high rate of teenage pregnancy in Indonesia is a serious problem with health, social, and economic impacts. Social media serves as a primary source of information for teenagers. Social media has become an integral part of modern teenagers' lives. but the accuracy of the information obtained is often questionable. Therefore, this study is crucial to understand how social media can influence adolescents' knowledge about the impact of teenage pregnancy.
Methods: This is a quantitative experimental study with a pretest-posttest approach among adolescents aged 15-17 who are active on social media, using a stratified random sampling technique. The population in this study was 137 and the sample size was 52. Qualitative interviews were also conducted to gain a deeper understanding of the credibility of the information they accessed. The research instruments included an online questionnaire and open-ended interviews.
Results: The results of data analysis using the T-test showed that social media has an influence on adolescent knowledge regarding the impact of pregnancy in adolescence. There is a difference in knowledge before and after being given health education in the form of education about social media and its influence on changes in adolescent knowledge regarding the impact of pregnancy in adolescence with a p value (0.000) <0.05 or a calculated Z value (6.113) > Z table (1.96).
Conclusion: Social media plays a crucial role in adolescents' lives as a means of communication and access to information, but it also poses the risk of dependency and poor information filtering skills. This study shows that social media significantly influences changes in adolescents' knowledge levels regarding the impact of teenage pregnancy, suggesting that appropriate education through social media can be an effective strategy to increase their understanding.
References
APJII. (2023). Survei Internet APJII 2023. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.
survei.apjii.or.id
Asmirati, Marwidah, Asriani, M., & Irmawati. (2021). Counseling Leaflet Methods And Social Media To Change Knowledge Of Pregnant Women In The Third Trimester At Salassae Health Center. Jurnal Life Birth, 8(2), 53–60. https://doi.org/10.37362/JLB.V5I2.597
Basniati, A., & Sulastri, A. (2023). Edukasi Manfaat Konsumsi Tablet Tambah Darah (Fe) pada Remaja Putri Di SMPN 5 Mandai. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 1-7.
Budiarti Indah, R. (2018). Pengaruh Edukasi Terhadap Kecemasan. Fakultas Ilmu Kesehatan UMP, 2009, 7–20. http://repository.umy.ac.id/bitstream/han dle/123456789/12546/6.
Dahro, A., Destri, Y., & Astari, A. (2019). A A S Pendidikan kesehatan reproduksi pada remaja terhadap perilaku seksual remaja. Wellness And Healthy Magazine, 1(2), 261 266. DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v4i2.4065
Diananda, A. (2019). Psikologi remaja dan permasalahannya. ISTIGHNA: Jurnal Pendidikan dan
Pemikiran Islam, 1(1), 116-133. DOI:10.33853/istighna.v1i1.20
Festi, R., & Quandt, T. (2020). Cyberbullying, Online Addcition, and Sexting. In M. N. Potenza, K.
Faust, & D. Faust, The Oxford Handbook of Digital Technologies and Mental Health (pp. 259-274). New York: Oxford University Press.
Fitriyah, L. (2016). Eksperimentasi sebagai Pintu Perilaku Beresiko pada Remaja. Seminar ASEAN 2nd Psychology & Humanity (pp. 198-203). Malang: Psychology Forum UMM.
Guinta, M. R., & John, R. M. (2018). Social Media and Adolescent Health. 44(4).
Pediatric Nursing, 2018, Vol 44, Issue 4, p196
Han, E. S., & goleman, daniel; boyatzis, Richard; Mckee, A. (2019). Edukasi Kesehatan. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689– 1699.
Hamzah, B. (2021). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Dengan Media Sosial Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa Tentang Kesehatan Reproduksi. In Prosiding Seminar
Indriani, A. (2020). Edukasi Kesehatan melalui Buku Saku terhadap Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Usia Produktif mengenai Cek Kesehatan Rutin. Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung.
Thursyana, F., Sari, P., & Wijaya, M. (2019). Perbandingan Pengetahuan Remaja Tentang Dampak Kehamilan pada Remaja Sebelum dan Sesudah Diberikan Pendidikan Kesehatan Reproduksi Melalui Media Video. SEAJOM: The Southeast Asia Journal of Midwifery, 5(1), 18–24. https://doi.org/10.36749/seajom.v5i1.42Nasional Stikes Syedza Saintika (Vol. 1, No.1)https://jurnal.syedzasaintika.ac.id/index.php/PSNSYS/article/view/921
Notoatmodjo, S. (2021). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Notoatmodjo, S., (2022), Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka : Cipta Jakarta
Kemenkes RI. (2018). Pedoman Pelaksanaan PPAM Kespro Remaja Pada Krisis Kesehatan.
Lelutiu-Weinberger, C., Pachankis, J. E., Gamarel, K. E., Surace, A., Golub, S. A., & Parsons, J.
T. (2015). Feasibility, Acceptability, and Preliminary Efficacy of a Live-Chat Social Media
Intervention to Reduce HIV Risk Among Young Men Who Have Sex With Men. AIDS and
Behavior, 19(7), 1214–1227. https://doi.org/10.1007/s10461-014-0911-z
Notoatmodjo, S. (2014). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Rusmita, E., Barokah, M., & ... (2019). Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Dampak Kehamilan Di Praktek Bidan Mariani Ciumbuleuit Bandung. DOI:10.58550/jka.v5i1.16
Sari, P. P., & Desiningrum, D. R. (2017).
Pengalaman Berkeluarga Pada Wanita Yang Menjalani Married By Accident. Jurnal Empati vol. 6, no. 1, 338 –
Thursyana, F., Sari, P., & Wijaya, M. (2019). Perbandingan Pengetahuan Remaja Tentang Dampak
Kehamilan pada Remaja Sebelum dan Sesudah Diberikan Pendidikan Kesehatan Reproduksi Melalui Media Video. SEAJOM: The Southeast Asia Journal of Midwifery, 5(1), 18–24. https://doi.org/10.36749/seajom.v5i1.42
Umairah, S. (2016). Tingkat pengetahuan siswa putri sma tentang kehamilan usia Dini di desa pancasari kecamatan sukasada kabupaten buleleng bali 2014.
WHO. (2020). Adolescent pregnancy. sheets/detail/adolescent-pregnancy
Yusuf, R. I., & Hamdi, A. (2021). Efek interaksi penggunaan media sosial dan pengetahuan
Kesehatan reproduksi terhadap perilaku seksual beresiko remaja. Jurnal Pekommas, 6, 35-45. DOI: https://doi.org/10.56873/jpkm.v6i3.3687