HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU MEROKOK DI SMK SASMITA JAYA 1 PAMULANG

Authors

  • Eni Nuraeni
  • Imas Yoyoh
  • Elang Wibisana
  • Dina Mardiana

DOI:

https://doi.org/10.31000/jkft.v6i2.5754

Abstract

Rokok merupakanhasil olahan dari tembakau kering yang terbungkus sehingga berbentuk seperti cerutu. Sebagian besar rokok mengandung tembakau dan mengandung nikotin dan tar dengan atau tanpa bahan tambahan lainnya. Merokok menimbulkan beban kesehatan, sosial, ekonomi dan lingkungan tidak saja bagi perokok tetapi juga bagi orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku merokok di SMK Sasmita Jaya 1 Pamulang.Desain Penelitian yang digunakan, yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Merokok yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Sampel berjumlah 118 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Teknik Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah uji statistik Chi-Square. Penelitian iniresponden yang memiliki tingkat pengetahuan tinggi (55,9%) sedangkan yang memiliki tingkat pengetahuan rendah  (44,1%)  yang mempunyai perilaku merokok ringan (63.6%) dan yang mempunyai perilaku merokok berat (36.4%). Hasil Uji Statistik Chi Square p value (0,000) ˂ ɑ = 0,05 dengan nilai Odss Ratio (1.960) menunjukan bahwa terdapat hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku merokok di SMK Sasmita Jaya 1 Pamulang dari sebagian siswa kelas 2 memiliki pengetahuan tinggi dan perilaku merokok ringan Diharapkan penelitian ini dapat memberikan informasi bagi pendidikan tentang penurunan perilaku merokok yaitu dengan memberikan nasihat kepada siswa ataupun menegurnya.

Kata kunci: Tingkat Pengetahuan, Perilaku Merokok

References

Badan Kependudukan Dan Keluarga Bencana Nasional. 2016. Proyeksi Penduduk Indonesia 2010–2035. https://www.bkkbn.go.id/ Diakses pada tanggal 12 maret 2020.

Banun F.O.S dan Soedijono S. 2013. “Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah pada mahasiswa semester V STIKES X Jakarta Timurâ€. Jurmal Ilmiah Kesehatan 5(1).

Carrol, J & Kirkpatrick. 2011. “Impact Of Social Media On Adolescent Behavioral Healthâ€. Oakland.

Edelina. 2016. “Paparan Media Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Pada Remajaâ€. Nursing News 1(2).

Istawati, R. 2017. “Hubungan Keterpaparan Media Massa, Peran Teman Sebaya Terhadap Tindakan Seksual Di SMA AN-NAASâ€. Journal Endurance 2(2).

Kasim, Fajri. 2014. “Dampak Perilaku Seks Berisiko Terhadap Kesehatan Reproduksi Dan Upaya Penanganannya (Studi Tentang Perilaku Seks Berisiko Pada Usia Muda Di Aceh)â€. Jurnal Studi Pemuda 3(1).

Kementerian kesehatan republik Indonesia. 2014. Infodatin reproduksi remaja. www.kemenkes.go.id di akses pada tanggal 31 maret 2020

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2018. Remaja Indonesia Harus Sehat. https://www.kemkes.go.id/article/view/18051600001/menkes-remaja-indonesia-harus-sehat.html Diakses pada tanggal 12 maret 2020.

Notoatmodjo, S. 2014. Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta

. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta.

Oktavia, F.V. 2017. “Hubungan Antara Penggunaan Media Sosial Dengan Perilaku Seksual Remajaâ€. Skripsi. Universitas Katolik Soegijapranata. Semarang.

Putro, Kz. 2017. “Memahami Ciri Dan Tugas Perkembangan Masa Remajaâ€. Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama 17(1).

Purnomo, S.T. 2014. “Hubungan Pengetahuan Dan Keterpaparan Media Dengan Perilaku Seks Pranikah Remaja Di Sma Muhammadiyah 2 Tangerangâ€. Jurnal Inohim 2(1).

Puspita, I.A. 2019. “Hubungan Penggunaan Media Sosial Dan Peran Teman Sebaya Dengan Perilaku Seksual Berisiko Di SMK Kota Surakartaâ€. Jurnal Kesehatan 7(3).

Sarwono. 2012. Psikologi Remaja. Rajawali Pers. Jakarta.

World Health Organization. (2017). Adolescent health and development. SEARO. Retrieved from http://www.searo.who.int/entity/child_adolescent/topics/adolescent_health/en/

Downloads

Published

2021-12-31

Issue

Section

Articles