TINGKAT STRES TERHADAP SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI TINGKAT AKHIR
Abstrak
Siklus menstruasi idealnya teratur dalam rentang 28-35 hari, perubahan siklus menstruasi umumnya terjadi pada setiap individu yang dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya stres. Stres adalah suatu keadaan yang menekan diri individu yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara kemampuan yang dimiliki dengan tuntutan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh tingkat stres terhadap siklus menstruasi pada mahasiswi tingkat akhir di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Tangerang. Penelitian inimenggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakanadalah total sampling. Jumlah sampel sebanyak 67 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasilpenelitian terdapat adanya pengaruh tingkat stress terhadap siklus menstruasi pada mahasiswi tingkat akhir di FakultasIlmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Tangerang berada pada kategori stres normal dengan siklus menstruasi tidak normal sebanyak 23 (23%). Stres menjadi faktor terganggunya siklus menstruasi karena adanya perubahankeseimbangan hormon dalam tubuh. Penelitian ini diharapkan perlu adanya upaya promotive dan preventif untuk menambah pengetahuan remaja mengenai tingkat stres dan hubungannya dengan siklus menstruasi.
Â
Â
Kata Kunci: Stres, Perubahan Siklus Menstruasi
Referensi
Afryan, M. (2019). Hubungan Tingkat Stres Terhadap Motivasi Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Skripsi Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. J Agromedicine, 06(01).
Ambarwati, P. D. (2017). Ambaran Tingkat Stres Mahasiswa. Jurnal Keperawatan, 05(01).
Amin, M. A. (2017). Klasifikasi Kelompok Umur Manusia Berdasarkan Analisis Dimensi Fraktal Box Counting Dari Citra Wajah Dengan Deteksi Tepi Canny. Jurnal Ilmiah Matematika, 02(06).
Anggraeni, L. (2022). Dampak Tingkat Stres Terhadap Siklus Menstruasi Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Di Universitas Binawan. Jurnal Education And Development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan, 10(02).
Apande, J. (2021). Gambaran Tingkat Stres Mahasiswa Akhir Kerukunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bolaang Mongondow Timur (Kpmibt) Selama Pembatasan Sosial Pandemi. Jurnal Kesmas, 10(05).
A, Darwin, “LEVEL OF STRESS AND MENSTRUAL DISORDERS IN ADOLESCENT GIRLS : A,†vol. 02, no. 0
D. Darwin, “LEVEL OF STRESS AND MENSTRUAL DISORDERS IN ADOLESCENT GIRLS : A,†vol. 02, no. 01, 2019.
Depkes RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Kesehatan RI
E. D. Prayuni, A. Imandiri, and M. Adianti, “Therapy for Irregular Menstruation With Acupunture and Herbal Pegagan (Centella Asiatica (L.)),†J. Vocat. Heal. Stud., vol. 2, no. 2, p. 86, 2019, doi: 10.20473/jvhs.v2.i2.2018.86-91.
F. Kedokteran and U. M. Makassar, “MENSTRUASI PADA SISWI KELAS 1 DI SMAN 1,†2018.
Fadillah, R. T. (2022). Hubungan Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi Putri Kelas X Di Sma 12 Kota Depok. [Mahesa: Malahayati Health Student Journal, 02(02).
Gamayanti, W. (2018). Self Disclosure Dan Tingkat Stres Pada Mahasiswa Yang Sedang Mengerjakan Skripsi. PSYMPATHIC : Jurnal Ilmiah Psikologi, 05(01).
Islamy, A. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Tingkat Iii. Urnal Keperawatan Jiwa, 07(01).
Kusmiran, Eny. (2014). Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Jakarta: Salemba Medika
Lovibond S.H & Lovibond P.F (1995). Manual for the Depression Anxiety Stress Scale 2nd ed. Sydney : Psycology Foundation.
Martini, S. (2021). Hubungan Tingkat Stres Akademik Dengan Siklus Menstruasi Pada Masa Pandemi Covid- 19 Di Sma Muhammadiyah 2 Palembang. Jurnal Keperawatan Merdeka (JKM), 01(01).