Pengaruh Kebiasaan Minum Teh Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil

Penulis

  • susanti susan stik makassar
  • Kartini Abidin STIK MAKASSAR

DOI:

https://doi.org/10.31000/d3jqrd69

Abstrak

Latar Belakang: Anemia adalah suatu kondisi dimana kadar hemoglobin kurang dari jumlah normalnya. Pada wanita hamil, anemia menyebabkan  penambahan cairan yang tidak sebanding dengan peningkatan massa eritrosit, sehingga mengakibatkan penurunan HB di dalam tubuh. Anemia pada kehamilan dapat menyebabkan efek berbahaya untuk ibu dan janin, bahkan  menimbulkan kematian. Beberapa resikonya adalah melahirkan bayi dengan BBLR, janin serta ibu rentan terhadap infeksi, keguguran, risiko kelahiran prematur, dan meningkatkan resiko terjadinya perdarahan post partum. Anemia dalam kehamilan semakin diperparah akibat seringnya ibu hamil mengkonsumsi teh. Dimana teh ini mengandung tannin. Tanin adalah polifenol yang ditemukan dalam  teh yang dapat menyebabkan ketidakefektifan tehnik kerja tablet Fe yang berfungsi Untuk menambahkan darah dan meningkatkan hemoglobin ternyata menjadi zat yang tidak berguna bagi tubuh dan hanya dikeluarkan melalui feses, sehingga menurunnya kerja tablet Fe, asupan zat besi pada ibu hamil juga kurang sehingga dapat mengakibatkan penurunan  hemoglobin pada wanita hamil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kejadian anemia sebelum atau setelah mengkonsumsi teh. Metode penelitian : Metode digunakan adalah melakukan tinjauan literature sebagai  pencarian melalui database elektronik , PUBMED, Garuda, dan Google Schoolar. Kriteria inklusi yang digunakan yaitu artikel tahun 2011-2021 dan diperoleh 5 artikel penelitian yang relevan. Hasil : Ada pengaruh minum teh terhadap  peristiwa anemia pada ibu hamil. Semakin sering ibu hamil minum teh maka semakin tinggi angka anemia pada ibu hamil

Kata Kunci : Ibu Hamil, Teh, Anemia

 

ABSTRACT

                                                                                       

Background: Anemia is a condition where the hemoglobin level is less than the normal amount. In pregnant women, anemia causes an increase in fluid that is not proportional to the increase in erythrocyte mass, resulting in a decrease in HB in the body. Anemia in pregnancy can cause harmful effects to the mother and fetus, and even lead to death. Some of the risks are giving birth to a LBW baby, the fetus and mother are susceptible to infection, miscarriage, the risk of premature birth, and increasing the risk of postpartum hemorrhage. Anemia in pregnancy is exacerbated by the frequent consumption of tea. Where this tea contains tannins. Tannins are polyphenols found in tea which can cause the ineffectiveness of the Fe tablet working technique which functions to add blood and increase hemoglobin it turns out to be a substance that is not useful for the body and is only excreted through feces, resulting in a decrease in the work of Fe tablets, iron intake in pregnant women also less so that it can lead to a decrease in hemoglobin in pregnant women. objective: This study aims to describe the incidence of anemia before or after consuming tea. research method: The method used is to conduct a literature review as a search through electronic databases, PUBMED, Garuda, and Google Schoolar. The inclusion criteria used were articles in 2011-2021 and 5 relevant research articles were obtained. results: There is an effect of drinking tea on the incidence of anemia in pregnant women. The more often pregnant women drink tea, the higher the anemia rate in pregnant women

Keywords: Pregnant Women, Tea, Anemia

Biografi Penulis

  • susanti susan, stik makassar
    D3 Keperawatan
  • Kartini Abidin, STIK MAKASSAR
    DOSEN BAGIAN KEPERAWATAN

Referensi

Afiyah, R. K. (2015). Konsumsi Teh Mempengaruhi Kejadian Anemia Pada Ibu hamil di Wilayah BPS Ny. Nur Isnafiyah Bringin Wtan Taman Sidoarjo. 143–151.

Ariescha, putri ayu yessy, Monalisa, L., Ariani, P., Purba, tetty junita, & Sari, nur mala. (2020). Pengaruh Kebiasaan Minum Teh dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil. Jurnal Kebidanan Kestra (JKK), 3(1), 75–81.

Astuti, D. (2016). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Undaan Lor Kabupaten Kudus. University Research Colloquium, 1(3), 123–131.

Choirunissa, R., Samie, L., & Zahra, A. (2019). Pengaruh Konsumsi Teh Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Salembaran Jaya Kabupaten Tangerang Tahun 2018. 5(1), 31–38.

Pallangga, P. (2019). Seminar nasional sains, teknologi, dan sosial humaniora uit 2019.

Syarfaini, Alam, S., Aeni, S., Habibi, & Noviani, N. A. (2019). Faktor Risiko Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Raya Kota Makassar. Al-Sihah: Public Health Science Journal, 11(2), 143–155.

Yudi Septiawan, E. S. (2015). Hubungan Kebiasaan Minum Teh Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester Ii Di Puskesmas Kotabumi Ii Kabupaten Lampung Utara. Jurnal Kesehatan, VI, 117–122.

Amalia, A., & Tjiptaningrum, A. (2016). Diagnosis dan Tatalaksana Anemia Defisiensi Besi Diagnosis and Management of Iron Deficiency Anemia. Majority, 5, 166–169.

Apriani. (2014). BAB II Tinjauan Pustaka_ 2010isa.pdf. Apriani, 9–66.

Aprilia, N. (2019). Hubungan anemia pada kehamilan dengan tingkat asfiksia dengan neonatorum pada ibu bersalin di RSUD wangaya tahun 2019.

Diterbitkan

2026-07-18

Terbitan

Bagian

Articles