Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Pasangan Usia Subur (PUS) Tentang Gangguan Sistem Reproduksi
DOI:
https://doi.org/10.31000/jkft.v8i2.9987Abstract
Masalah kesehatan reproduksi merupakan masalah bersama yang menjadi perhatian khususnya pada wanita saat ini yang mendapat gangguan kesehatan reproduksinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyluhan kesehatan terhadap pengetahuan pasangan usia subur (pus) tentang ganggauan sistem reproduksi. Sampel penelitian ini adalah semua peserta yang datang penyuluhan sebanyak 63 responden. pre-ekperimental dengan design one goup pre Jenis penelitian yaitu test and post test design. penelitian ini didapatkan hasil sebelum diberikan penyuluhan tentang gangguan sistem reproduksi terdapat 20 responden (31,7%) memiliki pengetahuan baik dan 43 responden (68,2%) memiliki pengetahuan yang cukup. Sedangkan sesudah diberikan penyuluhan tentang gangguan reproduksi terdapat 55 reponden (87,3%) memiliki pengetahuan yang baik dan 8 rsponden (12,6%) memiliki pengetahuan yang cukup. Dari hasil uji statatistik didapatkan P Value yaitu 0,001 yang menunjukkan adanya pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan pasangan usia subur (pus) tentang ganggauan sistem reproduksi di kelurahan salekoe kota palopoReferences
Anandita Mella Yuria Rachma. (2021). Edukasi Pada Wanita Usia Subur Tentang Gangguan Sistem Reproduksi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita, 02(02)(PENDAHULUAN), 189–190.
Budidaya, G., Smk, I. U., Pembinaan, D., Menengah, S., Direktorat, K., Manajemen, J., Dasar, P., & Menengah, D. (2008). Gusrina untuk Sekolah Menengah Kejuruan. Pusat Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.
Eryani, I. S. (2015). Pengaruh Penyuluhan Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Pada Siswa Sma Atau Sederajat Di Kecamatan Bandungan. Undip.
Fradia, yusnidar; yurni; (2023). Kurangnya Pengetahuan Masyarakat Tentang Kanker Serviks dengan Metode IVA Test di Kelurahan Salekoe Kota Palopo Pendahuluan. 4(3), 993–998.
Hasanah, H. (2017). Pemahaman Kesehatan Reproduksi Bagi Perempuan: Sebuah Strategi Mencegah Berbagai Resiko Masalah Reproduksi Remaja. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 11(2), 229. https://doi.org/10.21580/sa.v11i2.1456
Kasjono, H. S. (2016). Promosi Kesehatan , Pemberdayaan Masyarakat, dan Modal Sosial. Nuha Medika.
Lasut, V. M. (2013). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Pustentang Alat Kontrasepsi Implan Di Wilayah Kerja Puskesmas Nuangan Bolaang Mongondow Timur. J Conserv Dent. 2013, 16(4), 2013. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23956527/
Mayasari, A. T., Hakimi, M., Hani EN, U., & Setyonugroho, W. (2020). Efektivitas Pendidikan Kesehatan Reproduksi Berbasis Seluler pada Calon Pengantin terhadap Peningkatan Pengetahuan Kesehatan. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 7(1), 1. https://doi.org/10.22146/jkr.47128
Primadevi, A. T. M. H. F. I. (2021). Kesehatan Reproduksi Wanita Disepanjang Daur Kehidupan. Syah Kuala University Press.
Rahayu, I. P. S. (2016). Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana. Pusdik SDM Kesehatan.
Soekidjo Notoatmodjo. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Prilaku. Rineka Cipta.
Sukmasari, F., Safariyah, E., & Muslim, N. (2018). Hubungan Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang Infeksi Menular Seksual Dengan Perilaku Pencegahan Infeksi Menular Seksual Dikelurahan Baros Wilayah Kerja Puskesmas Baros. Ummi, 12(3), 61–70. https://jurnal.ummi.ac.id/index.php/ummi/article/view/340
Suyanto, S. S. (2013). Metodologi Penelitian Kesehatan dan Kedokteran. Bursa Ilmu.