Drinking water is the livelihood of many people, therefore in
order to meet these needs, the drinking water management industry must be able to provide an excellent services in every aspect of quality, quantity and continuity. To achieve this goal, the organizational need a competent employees, so they could run the company effectively. Therefore, this study aims to examine the effect of human resource development programs that is training, talent management, and performance management on competencies that have an impact on organizational effectiveness in the drinking water management industry. The sampling method is purposive sampling, that have 252 sample of employees who work in drinking water management industry. This type of research is deductive with data collection by distributing questionnaires. The analytical method used is the Structural Equation Model (SEM). The results of these study conclude that there is an effect of training on competencies, there is an effect of talent management on competencies, there is an effect of performance management on competencies, and there is an effect of competent employees to an organizational effectiveness. The role of employee competence as a media variable has been proven to influence the role of training, talent management, and performance management to increase organizational effectiveness. The implication of this research is that a leaders should provide training and development to improve their employee competencies, so that they can increase organizational effectiveness in order to improve services to the community in terms of drinking water servicesPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja dosen Universitas Muhammadiyah Tangerang. Penelitian dilakukan pada para dosen di Universitas Muhammadiyah Tangerang. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode survey dan dilakukan secara crossectional. Ukuran populasi sebesar 550 merupakan seluruh dosen Universitas Muhammadiyah Tangerang. Adapun ukuran sampel diambil 10% sebesar 55 orang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel disiplin kerja dan lingkungan kerja secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan dosen Universitas Muhammadiyah Tangerang. Dan Secara simultan disiplin kerja dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja dosen Universitas Muhammadiyah Tangerang.
Â
Kata Kunci: Disiplin kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh otonomi kerja, beban kerja dan work-life balance  terhadap kinerja pejabat fungsional di Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Populasi yang dipilih adalah 298 orang pejabat fungsional di Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan yang memiliki kesamaan karakteristik pekerjaan di bidang pendidikan, pengajaran dan pelatihan serta memiliki otonomi kerja. Responden dipilih melalui metode purposive sampling dengan kriteria sampel adalah Widyaiswara dan Dosen yang mengajar pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan dengan jumlah yang mengisi kuesioner sebanyak 247 orang. Berdasarkan hasil analisis SEM disimpulkan bahwa pertama, terdapat hubungan positif antara otonomi kerja terhadap kinerja. Kedua, terdapat hubungan negatif antara beban kerja terhadap kinerja dan ketiga, terdapat hubungan positif antara work-life balance terhadap kinerja. Peran variabel kepuasan kerja sebagai mediator mampu meningkatkan pengaruh variabel otonomi kerja dan beban kerja terhadap kinerja. Namun untuk pengaruh mediasi dari variabel work-life balance tidak lebih besar dari pengaruh antara work-life balance dan kinerja secara langsung.