Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Volume 11, No. 1JMB : Jurnal Manajemen dan Bisnis

DOI: https://doi.org/10.31000/jmb.v11i1

Published April 2, 2022

Articles

  1. KONTRIBUSI GAYA KEPEMIMPINAN DAN KONFLIK KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN SAMPEL

    Kinerja yang ada pada sebuah perusahaan akan menjadi nilai utama dalam menilai perusahaan. Dalam hal kepemimpinan dan konflik kerja dapat mempengaruhi bagaimana kinerja yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi gaya kepemimpinan dan konflik kerja terhadap kinerja karyawan bagian sampel PT Vidiaelok Lestari Garmindo. Sampel penelitian ini adalah 50 responden dengan menggunakan sampel jenuh. Metode yang digunakan adalah metode kuantitaif. Pengumpulan data primer diperoleh dari penyebaran kuesioner dan data sekunder diperoleh dari perusahaan. Teknik analisis menggunakan software SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa secara parsial variabel Gaya Kepemimpinan (X1) berkontribusi secara positif terhadap Kinerja Karyawan Bagian Sampel (Y). Hal ini ditunjukkan dengan thitung > ttabel yakni 6,706 > 1,671, dan Konflik Kerja (X2) berkontribusi secara positif terhadap Kinerja Karyawan Bagian Sampel (Y). Hal ini ditunjukkan dengan thitung > ttabel yakni 5,263 > 1,671. Dan secara simultan variabel Gaya Kepemimpinan (X1) dan Konflik Kerja (X2) berkontribusi secara positif terhadap Kinerja Karyawan Bagian Sampel (Y) yakni Fhitung > Ftabel sebesar 33,85 > 3,16. Dengan nilai persamaan regresi berganda Y = 53,702 + 0,445 X1 + 0,339 X2 dengan koefisien determinasi sebesar 54,1% yang sisanya dipengaruhi oleh faktor yang tidak diteliti.
  2. Pengaruh Inovasi Produk, Fasilitas, dan Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Pelanggan Roti Bakar 88 Kutabumi Tangerang

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Inovasi Produk, Fasilitas dan Kualitas Pelayanan terhadap Loyalitas Pelanggan Roti Bakar 88 Kutabumi di Tangerang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 orang pelanggan Roti Bakar 88 Kutabumi. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik non-probability sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan asumsi klasik, analisis menggunakan software SPSS versi 25. Hasil dari penelitian ini secara parsial Inovasi Produk (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan (Y) terbukti thitung > ttabel (8,990 > 1,98498), lalu Fasilitas (X2) juga berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan (Y) terbukti thitung > ttabel (4,798 > 1,98498). Kualitas Pelayanan (X3) juga berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan (Y) terbukti thitung > ttabel (9,153 > 1,98498). Secara simultan Inovasi Produk (X1) ,Fasilitas (X2) dan Kualitas Pelayanan (X3) juga berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan (Y) terbukti Fhitung > Ftabel (45,155 > 2,70). Dengan persamaan nilai regresi linear berganda Y = 10,954 + 0.346 X1 + 0.191 X2 + 0.453 X3, dan nilai koefisien determinasi sebesar 57,2% dan sisanya 42,8% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti.
  3. PENGARUH PENGEMBANGAN SDM TERHADAP KOMPETENSI KARYAWAN YANG BERDAMPAK PADA EFEKTIVITAS ORGANISASI DI INDUSTRI AIR MINUM

    Drinking water is the livelihood of many people, therefore in

    order to meet these needs, the drinking water management industry must be able to provide an excellent services in every aspect of quality, quantity and continuity. To achieve this goal, the organizational need a competent employees, so they could run the company effectively. Therefore, this study aims to examine the effect of human resource development programs that is training, talent management, and performance management on competencies that have an impact on organizational effectiveness in the drinking water management industry. The sampling method is purposive sampling, that have 252 sample of employees who work in drinking water management industry. This type of research is deductive with data collection by distributing questionnaires. The analytical method used is the Structural Equation Model (SEM). The results of these study conclude that there is an effect of training on competencies, there is an effect of talent management on competencies, there is an effect of performance management on competencies, and there is an effect of competent employees to an organizational effectiveness. The role of employee competence as a media variable has been proven to influence the role of training, talent management, and performance management to increase organizational effectiveness. The implication of this research is that a leaders should provide training and development to improve their employee competencies, so that they can increase organizational effectiveness in order to improve services to the community in terms of drinking water services
  4. Pengaruh Return On Asset, Debt To Equity Ratio dan Deferred Tax Expense Terhadap tax Avoidance

    Tax avoidance is an activity carried out by taxpayers, in carrying out tax avoidance without conflicting with the law or tax law provisions. This study aims to examine the return on assets, debt to equity ratio and deferred tax expense either partially or simultaneously. The sample of this research used 11 food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2016-2020 period. The data analysis technique used in this research is multiple linear regression analysis with SPSS software version 25. The results of this research indicate that partially return on assets has a negative and insignificant effect on tax avoidance, debt to equity has a positive and significant effect on tax avidance, deferred tax expense has a negative and insignificant effect on tax avoidance. Simultaneously return on assets, debt to equity ratio and deferred tax expense simultaneously have an effect on tax avoidance of 19,2%, while 80,8% is explained by other factors that aren’t explained by this research.
  5. PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA DOSEN

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja dosen Universitas Muhammadiyah Tangerang. Penelitian dilakukan pada para dosen di Universitas Muhammadiyah Tangerang. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode survey dan dilakukan secara crossectional. Ukuran populasi sebesar 550 merupakan seluruh dosen Universitas Muhammadiyah Tangerang. Adapun ukuran sampel diambil 10% sebesar 55 orang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel disiplin kerja dan lingkungan kerja secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan dosen Universitas Muhammadiyah Tangerang. Dan Secara simultan disiplin kerja dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja dosen Universitas Muhammadiyah Tangerang.

     

    Kata Kunci: Disiplin kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja

  6. Pengaruh Otonomi Kerja, Beban Kerja Dan Work-Life Balance Terhadap Kinerja Pejabat Fungsional Badan Pendidikan Dan Pelatihan Keuangan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh otonomi kerja, beban kerja dan work-life balance  terhadap kinerja pejabat fungsional di Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Populasi yang dipilih adalah 298 orang pejabat fungsional di Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan yang memiliki kesamaan karakteristik pekerjaan di bidang pendidikan, pengajaran dan pelatihan serta memiliki otonomi kerja. Responden dipilih melalui metode purposive sampling dengan kriteria sampel adalah Widyaiswara dan Dosen yang mengajar pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan dengan jumlah yang mengisi kuesioner sebanyak 247 orang. Berdasarkan hasil analisis SEM disimpulkan bahwa pertama, terdapat hubungan positif antara otonomi kerja terhadap kinerja. Kedua, terdapat hubungan negatif antara beban kerja terhadap kinerja dan ketiga, terdapat hubungan positif antara work-life balance terhadap kinerja. Peran variabel kepuasan kerja sebagai mediator mampu meningkatkan pengaruh variabel otonomi kerja dan beban kerja terhadap kinerja. Namun untuk pengaruh mediasi dari variabel work-life balance tidak lebih besar dari pengaruh antara work-life balance dan kinerja secara langsung.