PERANCANGAN MONITORING LAMPU MATI PADA BANGUNAN BERTINGKAT BERBASIS IOT
DOI:
https://doi.org/10.31000/jte.v5i2.7032Abstrak
Â
Instalasi bangunan gedung pada saat ini sudah melewati perencanaan yang demikian matang sehingga diharapkan umurnya menjadi panjang dan keandalannya dapat dipertanggung jawabkan. Tetapi pada kenyataannya banyak terjadi Instalasi listrik pada bangunan gedung yang belum ditangani dengan baik sehingga umur operasinalnya menjadi pendek, dan keandalannya menjadi berkurang.
Sebagai contoh pada Instalasi penerangan bangunan gedung dalam hal ini adalah lampu listrik, pengoperasional maupun monitoring lampu, masih menggunakan cara-cara konvensional yang tidak praktis dan kadang kadang justru mengurangi kehandalan instalasi penerangan tersebut. Oleh sebab itu dibuatlah sebuah alat monitoring lampu mati pada bangunan bertingkat menggunakan sensor ACS712 sebagai input utama, jaringan internet sebagai input tambahan untuk mengkoneksikan ke sistem IOT, Arduino UNO dan NodeMCU ESP8266 sebagai prosessornya, Hasilnya berupa database nilai arus dan tipe golongan nilai arusnya seperti “NO LOADâ€, “MATI 2â€, “MATI 1â€, “ ON ALLâ€, yang tertampil pada LCD, aplikasi BLYNK, dan web based via ThingSpeak. Selain itu, dipasanglah sebuah indikator buzzer, untuk mengindikasikan adanya lampu yang mati di gedung bertingkat tersebut.
Kata kunci : ACS712, BLYNK, Buzzer, IOT, LCD, ThingSpeakUnduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The conditions that must be fulfilled by the author are as follows:- The author retains copyright and grants the journal the right of first publication of the manuscript simultaneously with the license below Creative Commons Attribution License which allows others to share the work with a statement of authorship of the work and initial publication in this journal.
- Authors may enter into separate additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of rich versions of journal publications (e.g. posting them to an institutional repository or publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g. in institutional repositories or on their websites) before and during the submission process, as this can lead to productive exchange, as can earlier and greater citations of the published work. (cek Open Access Effects).