DESAIN SISTEM MONITORING KWH METER DENGAN MEDIA KOMUNIKASI ESP32 DAN BLYNK
DOI:
https://doi.org/10.31000/jte.v5i2.7046Abstrak
Kilo Watt Hour meter merupakan salah satu instrumen yang memiliki fungsi utama untuk melakukan pengukuran energi listrik. KWH meter yang dikenal luas oleh masyarakat umum adalah KWH meter konvensional yang memiliki keterbatasan. KWH meter konvensional hanya melakukan pengukuran energi aktif serta hasil pengukurannya hanya dapat dibaca pada tampilan KWH meter tersebut sehingga selalu dibutuhkan operator manusia yang bertugas melakukan pencatatan data. Karena itu dibuatlah sebuah alat monitoring KWH meter otomatis menggunakan wifi hotspot yang bisa mengukur sekaligus mencatat tagihan listrik sesuai dengan Permen ESDM No. 28 Tahun 2016 , yang di kontrol oleh ESP32 menggunakan sensor PZEM-004T V3 dan interface menggunakan aplikasi BLYNK. Hasil dari penelitian KWH meter otomatis ini didapat bahwa alat ini untuk menghidupi satu buah lampuled 50 watt membutuhkan biaya Rp. 63,- /jam, jarak maksimum terkoneksi dengan wifi sejauh 14,3 meter dan didapat nilai simpangan alat yang dibuat untuk tiap variabel adalah 0.52% untuk tegangan 3% untuk arus, 0,2% untuk frekuensi dan 2,1% untuk daya aktif serta efektifitas jarak perangkat dengan wifi hotspot di bawah10 meter.
Â
Kata kunci: BLYNK, ESP32,KWH Meter, PZEM-004T, Tagihan ListrikUnduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The conditions that must be fulfilled by the author are as follows:- The author retains copyright and grants the journal the right of first publication of the manuscript simultaneously with the license below Creative Commons Attribution License which allows others to share the work with a statement of authorship of the work and initial publication in this journal.
- Authors may enter into separate additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of rich versions of journal publications (e.g. posting them to an institutional repository or publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g. in institutional repositories or on their websites) before and during the submission process, as this can lead to productive exchange, as can earlier and greater citations of the published work. (cek Open Access Effects).