Hierarki Kebutuhan Tokoh Dipha Kajian Psikologi Humanistik Abraham Maslow Dalam Novel Bandung Menjelang Pagi Karya Brian Khrisna

Authors

  • imroatus sholichah Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang
  • Agus Sulton Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

DOI:

https://doi.org/10.31000/lgrm.v15i1.15991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hierarki kebutuhan tokoh Dipha dalam novel Bandung Menjelang Pagi karya Brian Khrisna melalui kajian psikologi humanistik Abraham Maslow. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa frase, kalimat, dan peristiwa yang mencerminkan lima tingkat kebutuhan Maslow. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui membaca, mencatat, dan klasifikasi data, serta analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari beberapa langkah yaitu, pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data, dan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui teknik triangulasi sumber, triangulasi waktu, dan teknik peer debriefieng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyediaan kebutuhan masyarakat Dipha berlangsung secara dinamis dan tidak selalu stabil. Kebutuhan fisiologis terpenuhi pada aspek makan, namun kebutuhan tidur mengalami hambatan akibat trauma masa lalu. Kebutuhan rasa aman terpenuhi secara sosial, tetapi belum stabil secara psikologis. kebutuhan kasih sayang dan rasa telah terpenuhi melalui hubungan sosial, sedangkan kebutuhan diberikan terpenuhi baik secara internal maupun eksternal. Kebutuhan aktualisasi diri diwujudkan melalui refleksi diri, penerimaan realitas hidup, serta upaya tokoh menata kehidupan baru. Kajian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman mengenai proses menyediakan kebutuhan psikologis manusia yang direpresentasikan dalam novel.

Downloads

Published

2026-04-18