PRAANGGAPAN PADA LAGU “SESI POTRET” KARYA ENAU DAN ARI LESMANA: KAJIAN PRAGMATIK
DOI:
https://doi.org/10.31000/g6zz1910Abstract
Penelitian ini membahas tentang praanggapan dalam lagu Sesi Potret karya Enau dan Ari Lesmana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis-jenis praanggapan dalam lagu Sesi Potret karya Enau dan Ari Lesmana melalui kajian pragmatik. Data penelitian berupa data lagu yang dianalisis berdasarkan teori praanggapan George Yule. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik simak, catat, dan analisis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 13 data praanggapan yang terdiri atas 5 praanggapan faktif, 4 praanggapan leksikal, 2 praanggapan konterfaktual, 1 praanggapan struktural, dan 1 praanggapan eksistensial. Praanggapan faktif menjadi jenis yang paling dominan karena banyak data menegaskan kenyataan tentang kehilangan dan kepergian sosok yang dicintai. Analisis menunjukkan bahwa makna dalam lagu dibangun melalui anggapan dan konteks yang menghadirkan kesan emosional berupa kerinduan, penyesalan, dan penerimaan atas kehilangan. Penelitian ini menunjukkan bahwa kajian pragmatik dapat membantu memahami makna tersirat dalam data lagu secara lebih mendalam.