PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHINGTERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA DAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 BONTORAMBA
DOI:
https://doi.org/10.31000/ey2xfm51Abstract
Pengaruh Model Pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap Kemampuan Berbicara dan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Bontoramba” merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching, mendeskripsikan kemampuan berbicara dan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah perlakuan, serta menganalisis pengaruh model tersebut terhadap kemampuan berbicara dan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bontoramba. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experimental design) melalui desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri atas 62 siswa yang terbagi ke dalam kelas eksperimen sebanyak 32 siswa dan kelas kontrol sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes awal (pretest), tes akhir (posttest), dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, paired samples test, independent samples test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching terlaksana dengan baik pada setiap pertemuan dan mampu meningkatkan kemampuan berbicara serta berpikir kritis siswa secara signifikan. Peningkatan kemampuan siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, model pembelajaran Reciprocal Teaching berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berbicara dan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bontoramba. Oleh karena itu, model ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia yang efektif untuk meningkatkan partisipasi, komunikasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa.