STRUKTUR FISIK DALAM ANTOLOGI PUISI AKU HENDAK PINDAH RUMAH KARYA AAN MANSYUR SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA DI SMA
DOI:
https://doi.org/10.31000/lgrm.v12i2.9037Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk menjadi bahan ajar Bahasa Indonesia dengan mendeskripsikan unsur fisik puisi dalam antologi puisi Aku Hendak Pindah Rumah. Pendekatan penelitian berupa kualitatif dengan metode formal dan deskriptif analisis. Data berasal dari antologi puisi Aku Hendak Pindah Rumah karya AAN Mansyur. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka. Data diuji valid dan reliabilitas menggunakan ketekunan pengamatan. Teknik analisis data yang dilakukan yakni, (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Struktur fisik yang ditemukan dalam ke sepuluh puisi yang telah di analisis ialah, dari sepuluh puisi tersebut hampir semua tipografi yang digunakan adalah tidak beraturan, hanya dua puisi yang memiliki tipografi teratur yaitu, Engkau dan Sajakku, dan Pesan Ibu. Diksi yang ditemukan dalam kesepuluh puisi tersebut sangat beragam, namun diksi yang paling banyak ditemukan ialah dalam puisi Aku Hendak Pindah Rumah. Imaji yang paling dominan dari kesepuluh puisi tersebut adalah imaji rasaan (taste imagery). Sedangkan kata kongkret paling banyak ditemukan dalam puisi Yang Lantang dan Yang Hilang. Majas yang paling banyak ditemukan ialah majas personifikasi. Rima yang paling banyak di digunakan ialah rima awal dan rima akhir dengan tidak banyak persamaan bunyi, dan ritma yang digunakan kesepuluh puisi tersebut ialah jambe. (2) Sesuai dengan Prinsip Depdiknas (2006) Hasil penelitian ini sudah sesuai dengan ketiga prinsip tersebut, sehingga dapat dijadikansebagai alternatif bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia apresiasi sastra di SMA pada Kurikulum 2013 kelas X/Semester Genap pada Kompetensi Dasar (KD) 3.17 yaitu menganalisis unsur pembangun puisi.
Kata kunci: Struktur fisik, antologi puisi, bahan ajar
References
Ahsani, T. (2018). Semiotika Puisi Tidak Ada New York Hari Ini Karya M. AAN Mansyur. Jurnal Tarbiah, Vol 7 No 1 PP 59–66.
Bachtiar, E. S., & Sihes, A. J. (2016). Kompetensi Kognitif Pembelajaran Apresiasi Sastra di Sekolah Dasar. Jurnal Gramatika Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia, Vol 2 no 1 PP 1–11.
Prilla, C. C. P., Firdaus, A., & Humaira, H. W. (2019). Analisis Unsur Pembangun Dalam Kumpulan Puisi Segenggam Cinta untuk Sang Maha Cinta Karya M. Saidati Sebagai Bahan Ajar. BAHASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia,
Vol 4 No 1 PP 9–22.
Ratna. (2015). Teori, Metode, Teknik Penelitian Sastra. Pustaka Belajar.
Riduansyah, Firah, Y., & Raharijaso, D. (2022). Citraan dalam Kumpulan Puisi Resep Membuat Jagat Raya Karya Abinaya Ghina Jamela. Jurnal Unja, Vol 1 No 2.
Saputra, D., Ferdiansyah, S., F, Y. A., & Rosi. (2018). Analisis Struktur Fisik Puisi “Kangen†Karya W.S Rendra. Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia), Vol 1 No 6 PP 957–962.
Wibowo, I. Suardi, & Farnisa, R. (2018). Hubungan Peran Guru dalam Proses Pembelajaran Terhadap Prestasi Belajar Siswa. Jurnal Unja, Vol 3 No 2 PP 181–202