PRONOMINA TAKRIF DALAM PIDATO MILAD KE- 105 DAN 106 ‘AISYIYAH
DOI:
https://doi.org/10.31000/lgrm.v15i1.16018Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan fungsi pronomina takrif dalam teks pidato Milad 'Aisyiyah ke-105 dan ke-106. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan kerangka teoretis pronomina persona menurut Harimurti Kridalaksana. Sumber data penelitian berupa teks pidato resmi Milad 'Aisyiyah ke-105 dan 106 yang diunduh melalui laman organisasi, dengan data penelitian berupa satuan lingual pronomina takrif dalam kalimat. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik dasar sadap dan teknik lanjutan Simak Bebas Libat Cakap (SBLC) serta teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 62 data pronomina takrif yang terbagi ke dalam kategori persona dalam bentuk singularis dan pluralis. Penggunaan pronomina persona pertama pluralis menjadi yang paling dominan dengan total 39 data, sedangkan tidak ditemukan penggunaan persona pertama dalam bentuk singularis. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi retoris dalam pidato Milad 'Aisyiyah sangat menitikberatkan pada penguatan identitas kolektif, semangat inklusivitas, dan solidaritas internal organisasi melalui penggunaan kata kita dan kami. Sementara itu, pronomina persona kedua dan ketiga berfungsi sebagai instrumen landasan teologis dan rujukan moral historis. Secara keseluruhan, penggunaan pronomina takrif dalam pidato ini merupakan strategi komunikatif untuk membangun citra inklusif serta memperkokoh nilai-nilai tauhid dalam memajukan peradaban bangsa.
Â
Kata kunci: Jenis Pronomina Takrif, Fungsi Pronomina Takrif, Pidato Milad‘Aisyiyah