LITERASI KELUARGA: STRATEGI MENUMBUHKAN KEBIASAAN TANGGUNGJAWAB MEMBACA KEPADA ANAK
DOI:
https://doi.org/10.31000/lgrm.v11i1.5783Abstract
Membaca adalah kegiatan penalaran suatu informasi yang disajikan dalam bentuk angka atau huruf merupakan salah satu bentuk implementasi dari kemampuan literasi. Kemampuan literasi sendiri dianggap menjadi salah satu komponen yang diakui menjadi tujuan pendidikan dan pengembangan setiap negara, walaupun pada kenyataannya Indonesia masih sangat tertinggal jauh. Salah satu bentuk penanganan isu ini adalah dengan menanamkan kebiasaan tanggungjawab membaca sejak dini kepada anak dengan menciptakan keluarga yang literat. Anak yang memiliki ciri khas sikap imitatif atau suka meniru, akan mudah dibentuk dengan penciptaan keluarga yang siap mencontohkan sikap literat atau banyak melakukan kegiatan terkait literasi, seperti memperbanyak interaksi dengan buku, mempunyai koleksi buku, sering membaca buku, sering memegang buku dan membolak-balik buku dan sering membacakan buku buat anak-anaknya. Dengan menggunakan metode studi literatur, penelitian ini menyajikan peran orang tua dalam menciptakan literasi keluarga, dari mulai mendeteksi kebutuhan dan gaya belajar anak, membudayakan minat baca di tengah keluarga, hingga melakukan penguatan terhadap budaya yang diciptakan. Kata kunci: membaca, keluarga, literasi, tanggungjawabReferences
Abidin, Z. (2017). Pengembangan Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences) di
Madrasah. Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 3(2), 120-131.
Arsa, D., Atmazaki, A., & Juita, N. (2019). Literasi Awal pada Anak Usia Dini Suku Anak
Dalam Dharmasraya. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 127-136.
Hudhana, W. D. dan Ariyana. 2018. Menanamkan Budaya Literasi pada Anak Usia Dini Melalui
Dongeng. Jurnal Lingua Rima. 7 (1), 80-85
Husnaini, N. (2018). Identifikasi Pola Pengenalan Literasi pada Anak Usia Dini di Kota
Mataram. Jurnal Pendidikan Anak, 7(1), 30-39.
Inten, D. N. (2017). Peran Keluarga Dalam Menanamkan Literasi Dini pada Anak. Golden Age:
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1).
Irna, I. (2019). Menumbuhkan Minat Baca Anak Usia Dini Melalui Implementasi Literasi
Keluarga. Fascho, 9(1), 15-34.
Kharizmi, M. (2015). Kesulitan Siswa Sekolah Dasar Dalam Meningkatkan Kemampuan
Literasi. Jurnal Pendidikan Dasar (JUPENDAS), 2(2).
Masruroh, S., & Dewi, N. F. K. (2020). Penerapan Reinforcement dalam Mendisiplinkan Anak
Usia 5-6 Tahun di TK Islam Kinasih Kecamatan Pinang Tangerang. Ceria: Jurnal
Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 11(2), 55-66.
Mulasih, dan Hudhana, W. D. (2020). Urgensi Budaya Literasi dan Upaya Menumbuhkan Minat
Baca. Jurnal Lingua Rima. 9 (2), 19-23.
Pratomo, H. T. A., & Purnaningrum, W. D. (2020). Deteksi Dini dan Penguatan Literasi Siswa
Sekolah Dasar. Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 137-145.
Suhaimi, I. (2017). Memberdayakan Kecerdasan Kinestetik Anak Untuk Budaya Literasi
Bahasa. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 1(1), 72-90.
Susilowati, R. (2018). Pemahaman Gaya Belajar pada Anak Usia Dini. ThufuLA: Jurnal Inovasi
Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 1(1), 89-100.
Walgito, B. (2005). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Offset.
Zahro, I. F., Atika, A. R., & Westhisi, S. M. (2019). Strategi Pembelajaran Literasi Sains Untuk
Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Potensia, 4(2), 121-130.
Zaini, R. (2014). Studi Atas Pemikiran BF Skinner Tentang Belajar. TERAMPIL: jurnal
pendidikan dan pembelajaran dasar, 1(1), 118-129.
Zati, V. D. A. (2018). Upaya Untuk Meningkatkan Minat Literasi Anak Usia Dini. Jurnal Bunga
Rampai usia Emas, 4(1), 18-21