ANALISIS PERBANDINGAN MESIN BERKAPASITAS 1200CC HONDA BRIO DAN TOYOTA CALYA
DOI:
https://doi.org/10.31000/mbjtm.v5i2.6230Kata Kunci:
PGM-FI, EFI, Torsi, Daya, Emisi Gas BuangAbstrak
Pemilik kendaraan bermotor Honda Brio dan EFI Toyota Calya memiliki pemahaman yang kurang tentang cara kerja sistem kendaraan tersebut. Hal ini menyebabkan kurangnya efisiensi dalam penggunaan bahan bakar berakibat kurangnya tenaga mesin. Tujuannya penilitian ini adalah untuk menganalisis sistem injeksi sistem PGM-FI (Programmed Fuel Injection) dan Sistem EFI pada mesin 1200cc empat silinder, yang meliputi analisis proses kerja daya, torsi, dan emisi gas buang, efisiensi termal, termal daya, dan kerja termal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dan metode penelitian lapangan. Perbedaan torsi antara brio dan calya pada putaran mesin awal 2250 (Rpm rendah) lebih unggul dari brio 84% menghasilkan 79Nm dibandingkan dengan calya menghasilkan 60Nm dan putaran tinggi 6000 (Rpm penuh) brio menghasilkan 63Nm atau 5% dan calya hanya menghasilkan 60Nm lebih unggul untuk brio. Selisih tenaga antara brio dan calya pada putaran mesin awal (Rpm rendah) adalah 13% lebih unggul dari brio dibandingkan dengan calya serta ketika (Rpm penuh) brio 5% lebih unggul dari calya. Perbedaan hasil Honda Brio dari dynotest dengan hasil pabrikan bedanya di torsi 73,14 % dan di daya 70%. Sedangkan Toyota Calya perbedaan hasil dari pabrikan dengan hasil dynotest bedanya torsi 75,45 %Â bedanya dan di daya 68,18 %. Hasil uji emisi gas buang brio lebih ramah lingkungan dengan 167 ppm HC dengan 0,02 CO dibandingkan calya dengan 187 ppm HC dan 0,04 CO analisis termodinamika dan pembahasan masalah yang telah ditentukan, gambaran teoritis kinerja Mesin Brio. Terbukti memiliki tingkat efektifitas dan efisiensi yang lebih baik dibandingkan dengan mesin Calya yang ukurannya sesuai dengan total displacement 1200cc. Penting untuk memeriksa kondisi mesin mobil secara keseluruhan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam pengujian. Sehingga setelah dilakukan uji dynotest mesin tidak mengalami kerusakan yang berarti. Perencanaan yang matang dalam pendataan akan mendapatkan hasil yang terbaik agar tidak bekerja 2 kali. Pengembangan inovasi mesin dianjurkan, selalu melalui kegiatan analisis yang cermat, kinerja motor untuk menentukan kinerja mesin.
Referensi
Amir (2015) Analisis Sistem Injeksi SFI Pada Mesin Tiga Silinder 1000 C. Skripsi. Jakarta: Universitas Pancasila
Fiqri Baihaqi (2020) Analisis Sistem EFI (Electronic Fuel Injection) Pada kendaraan Produksi PT. Astra Daihatsu Motor Dengan Kapasitas Engine 1000 CC. Skripsi. Tangerang : Universitas Muhammadiyah Tangerang
Canakci M, O. A. (2013). Impact of Alcohol-Gasoline fuel blends on the exhaust emission of an SI Engine Renewable energy. volume nomor 52, 111-117.
Daryanto. (2004). teknik pemeliharaan mobil, pemerikasaan, dan perbaikan . Jakarta: PT. Bumi Aksara Jakarta.
division, s. (1974). Dasar -dasar Automobil. Jakarta: PT Daihatsu Astra Motor.
Ellyanie. (2011437-445). Pengaruh Penggunaan Three-Way Catalytic Converter terhadap Emisi Gas Buang pada Kendaraan Toyota Kiajang Innova. Prosiding Seminar Nasional.
Haryadi, A. d. (2006). pengujian campuran bahan bakar premium-methanol pada esin sepeda 4 langkah penagruh terhadap emisi gas buang, rotasi. volume 8 nomor 02, 19-27.
Irwan, A. S. (2014). Penagruh Celah kutub terhadap Daya dan Efisiensi Pada Motor Matic. Vol.6 No 1, 36-41.
Kristanto, P. W. (2001). Peningkatan Unjuk Kerja Motor Bensin Empat Langkah Dengan Penggunaan Methyl Tertiary Buthyl Ether ada Bensin.Jurnal Teknik Mesin. volume 3 No 02, 57-62.
Machmud, S. U. (2013). Pengaruh Variasi Unjuk Derajat Pengapian terhadap kerja Mesin . Jurnal Jurusan Teknik Mesin Fakultas Tekniik Universitas Janabadra Yogyakarta vol. 3 No. 1, 58-64.
Napitupulu, F. H. (2006). Pengaruh Nilai kalor (Heating Value) Suatu Bahan Bakar terhadap Perencanaan volume Ruang Bakar Ketel Uap Berdasarkan Metode Penenttuan Nilai kalor bahan Bakar yang Digunakan. Jurnal Sistem Teknk Industri, 60-65.
Raharjo, W. D. (2008). Mesin Konversi Energi. Semarang: Univesitas Negeri Semarang Press.
Tirtoatmodjo, R. (2001). Pengaruh Naptalane terhadap perubahan Angka Oktan Bensin, Unjuk Kerja Motor da gas Buanganya. Jurnal Teknik Mesin Universitas Kristen Petra Vol. 3 No. 1, 97-101.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin have CC BY-NC or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work.
In developing strategy and setting priorities, Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin recognize that free access is better than priced access, libre access is better than free access, and libre under CC BY-NC or the equivalent is better than libre under more restrictive open licenses. We should achieve what we can when we can. We should not delay achieving free in order to achieve libre, and we should not stop with free when we can achieve libre.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) License
YOU ARE FREE TO:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms